Dari Gang Sederhana di Kisau ke Istana Merdeka, Putri OKU Selatan Nabila Wulandari Resmi Jadi Perwira TNI

2.737 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID JAKARTA – Di antara ratusan perwira muda yang berdiri tegap di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026), ada satu sosok yang membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten OKU Selatan. Ia adalah Letnan Dua (Letda) Nabila Wulandari, putri Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, yang resmi dilantik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Bagi banyak orang, pelantikan itu mungkin hanya sebuah prosesi kenegaraan. Namun, bagi keluarga Sutami dan Sulastri, momen tersebut menjadi jawaban atas perjalanan panjang penuh perjuangan, doa, dan pengorbanan.

Advertisement

Nabila tumbuh di lingkungan sederhana di Kelurahan Kisau. Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, ia telah terbiasa hidup disiplin dan mandiri sejak kecil. Keterbatasan ekonomi keluarga tak pernah mematahkan semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita mengenakan seragam hijau kebanggaan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Kerja keras itu akhirnya membawanya berdiri sejajar dengan para perwira muda terbaik bangsa.

Dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto melantik sebanyak 1.177 calon perwira remaja (Capraja), terdiri atas 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 282 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

Di tengah ribuan pasang mata yang menyaksikan prosesi tersebut, nama Letda Nabila Wulandari menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat OKU Selatan.

Keramahan, kedisiplinan, dan ketekunan menjadi karakter yang selama ini melekat pada diri Nabila. Dukungan kedua orang tua yang tak pernah berhenti mendoakan menjadi kekuatan terbesar hingga ia berhasil menyandang pangkat Letnan Dua TNI Angkatan Darat.

Keberhasilannya menjadi pengingat bahwa mimpi tidak ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan. Dari sebuah kelurahan kecil di Kabupaten OKU Selatan, Nabila berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan tekad mampu mengantarkan seseorang menuju gerbang pengabdian kepada bangsa.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan para perwira muda untuk mengemban amanah sebagai prajurit profesional yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelumnya, pada 25 Juni 2026, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik 1.737 siswa menjadi Perwira Pertama (Pama) TNI dalam Upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Program Diktukpa TNI Integratif merupakan pendidikan pembentukan perwira yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara terpadu oleh TNI. Melalui pendidikan tersebut, para peserta dari setiap matra dibekali nilai-nilai kepemimpinan, profesionalisme, semangat kebersamaan, serta kemampuan bekerja secara terintegrasi dalam mendukung tugas pertahanan negara.

Bagi masyarakat OKU Selatan, keberhasilan Letda Nabila Wulandari bukan sekadar kabar tentang pelantikan seorang perwira. Kisah putri daerah yang tumbuh dari keluarga sederhana hingga berdiri di Istana Merdeka menerima pangkat dari Presiden menjadi bukti bahwa mimpi besar selalu memiliki jalan bagi mereka yang mau berjuang, pantang menyerah, dan tidak pernah berhenti berdoa.

Bagaimana Menurut Anda?