​Langkah Cepat Pemkab Banyuasin Kawal 908 Unit Bedah Rumah: “Tidak Ada Toleransi, Semua Harus Terserap

187 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Suasana di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Banyuasin terasa begitu hidup pada Rabu (2/9), ketika Bupati Dr. H. Askolani, S.H., M.H., duduk bersama jajaran Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia.

Pertemuan ini bukan sekadar koordinasi biasa mengenai program perumahan, melainkan sebuah obrolan serius tentang bagaimana nasib ratusan warga kecil di Banyuasin bisa berubah lewat atap rumah yang lebih layak. Kehadiran rombongan kementerian hari itu sekaligus membawa misi sosialisasi Peraturan Menteri PKP Nomor 6 Tahun 2026 tentang pelaksanaan program bedah rumah yang sudah dinanti-nanti.

Advertisement

​Mendengar paparan dari pusat, Bupati Askolani langsung menyambutnya dengan tangan terbuka. Baginya, program ini bukan sekadar urusan administrasi pembangunan, melainkan sebuah ikhtiar kemanusiaan yang menyentuh langsung denyut nadi kesejahteraan masyarakat.

Dengan nada penuh semangat, ia langsung meminta seluruh jajarannya untuk bergerak cepat tanpa menunggu waktu lama, mulai dari tingkat kecamatan, desa, kelurahan, hingga menyisir sampai ke tingkat RT dan RW untuk memastikan pendataan warga berjalan valid.

“Saya minta target untuk dapat dicapai sesegera mungkin. Kita secepatnya berkoordinasi dengan kecamatan, desa/kelurahan, bahkan RT/RW untuk mendata masyarakat kita. Kita pastikan semua mendapatkan bantuan bedah rumah dari program pusat ini,” ujar Askolani dengan tegas, menekankan bahwa program mulia dari Presiden ini harus benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan di Banyuasin.

​Bagi Askolani, angka 908 unit rumah yang bakal dibedah dalam satu tahun bukanlah beban, melainkan peluang besar untuk menghadirkan senyuman di wajah warganya.

“Karena program Bapak Presiden ini merupakan program yang sangat mulia dan selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Ini untuk kemanusiaan, bayangkan 908 rumah dapat dibedah sekaligus dalam satu tahun,” ungkapnya penuh antusias.

​Sementara itu, Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Desa Kementerian PKP, H. Agus Wahidin, S.Pd., memaparkan bahwa Kabupaten Banyuasin memang mendapat alokasi khusus sebanyak 908 unit bedah rumah dengan besaran bantuan Rp20 juta per unit.

Angka yang diharapkan mampu menyulap hunian sederhana menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak huni. Agus pun tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya melihat respons cepat dan kesiapan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran Pemkab Banyuasin dalam menyambut program kerakyatan ini.

​”Saya sangat luar biasa melihat semangat Pemerintah Daerah Banyuasin untuk mendukung dalam waktu singkat agar 908 bedah rumah ini dapat mencapai 100 persen. Tidak ada toleransi, semuanya harus terserap. Saya ucapkan terima kasih karena program Presiden melalui Kementerian PKP ini disambut baik oleh Pemerintah Daerah,” puji Agus Wahidin.

​Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Pemkab Banyuasin langsung bersiap merapatkan barisan dengan memperkuat koordinasi hingga level akar rumput demi memastikan proses verifikasi calon penerima manfaat berjalan transparan, tepat sasaran, dan tuntas sesuai target.

Bagaimana Menurut Anda?