Karyawan PDAM Lematang Enim Tuntut Kesejahteraan

14.491 dibaca

MUARAENIM, Buanaindonesia.com- Belum terpenuhinya kesejahteraan yang diberikan oleh managemen PDAM Lematang Enim kepada para karyawannya, membuat para karyawan dari berbagai Kantor Cabang di wilayah Kabupaten Muara Enim menyampaikan tuntutannya kepada managemen PDAM Lematang Enim.

Pertemuan antara karyawan dan Direktur PDAM Lematang Enim, Puryadi ST difasilitasi oleh Sekda Muara Enim, Ir.H.Hasanudin, bertempat di Kantor PDAM Lematang, Kamis (13/08/2015).

Advertisement

“Kita semua karyawan datang kesini untuk menuntut kesejahteraan kami yang belum kami dapatkan sampai saat ini,” tutur Hustam dari PDAM Lematang Enim Kecamatan Sungai Rotan.

Selama ini, lanjut Hustam, gaji kita sebagai honor dibawah 600 Ribu Rupiah. Disanalah untuk makan, minyak kendaraan, dan lembur. Sampai sekarang belum ada peningkatan honor, padahal mereka sudah mengabdi selama tiga tahun lamanya.

Senada dituturkan karyawan honoror lainnya, Rosli, dari cabang PDAM yang berada di Air Hitam dirinya meminta managemen memperhatikan kesejahteraan karyawan terutama honorer dengan gaji yang di bawah Rp600 ribu sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Gaji tidak sesuai, ditambah lembur juga. Tanpa ada biaya operasional lainnya. Hanya gaji itulah yang kita terima selama berkerja sampai saat ini,” tambah Rusli.

Menanggapi tuntutan tersebut, Direktur PDAM Lematang Enim, Puryadi mengatakan untuk kesejahteraan karyawan, pihaknya optimis untuk bisa mewujudkannya. Karena dananya cukup banyak untuk memberikan apa yang karyawan kita inginkan.

“Kita tagih semua pelanggan yang belum membayar. Dan kita harus bekerja lebih giat lagi. Pipa bocor kita perbaiki agar pelanggan merasa puas. Secara otomatis kesejahteraan akan dapat kita wujudkan,” tegas Puryadi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir.H.Hasanudin menambahkan, kehadiran pihaknya pada pertemuan disini untuk menampung semua aspirasi karyawan PDAM Lematang Enim. PDAM ini sudah ada dalam agenda pihaknya dan terus di perhatikan. Oleh sebab itu, untuk memajukan PDAM semua pihak yang terkait harus bekerja sama.

“Kita selalu memikirkan PDAM ini. Dan ingin memajukan PDAM ini. Jangan sampai masalah seperti ini terulang kembali,” harap Hasannudin.

Bagaimana Menurut Anda?