Ada Dugaan Penyimpangan Penyaluran KUR Rp500 Juta di Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu

1.122 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID |MUBA – Dugaan penyimpangan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Cabang Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, mencuat ke permukaan.

Informasi tersebut diperoleh BuanaIndonesia.co.id dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Narasumber mengaku telah mengumpulkan sejumlah dokumen yang menurutnya layak menjadi bahan penyelidikan aparat penegak hukum terkait proses penyaluran fasilitas KUR senilai Rp500 juta kepada salah satu usaha servis telepon seluler (HP).

Advertisement

Menurut narasumber, terdapat sejumlah hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut, mulai dari proses persetujuan kredit, dugaan penggunaan dokumen kependudukan yang perlu diverifikasi keabsahannya, hingga adanya transaksi keuangan yang menurutnya patut diperiksa keterkaitannya dengan proses pemberian kredit.

“Bukan karena saya ingin menyudutkan siapa pun. Saya hanya berharap semua ini dibuka secara terang benderang agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ujar narasumber kepada BuanaIndonesia.co.id, Jumat (10/7/2026).

Ia menegaskan, tujuan penyampaian informasi tersebut bukan untuk menyatakan seseorang bersalah, melainkan agar seluruh proses dapat diuji melalui mekanisme hukum.

“Saya tidak ingin menyimpulkan siapa yang salah. Justru saya berharap penyidik memeriksa semuanya. Kalau memang tidak ada pelanggaran, tentu hasil penyelidikan akan menjawab semuanya,” katanya.

Narasumber mengaku dalam waktu dekat berencana melaporkan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, apabila seluruh proses pemberian kredit telah dilaksanakan sesuai prosedur, maka hasil penyelidikan akan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. Namun apabila ditemukan adanya penyimpangan, ia berharap penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu.

Sementara itu, BuanaIndonesia.co.id telah meminta konfirmasi kepada pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony, yang namanya disebut dalam dokumen yang diterima redaksi.

Menanggapi konfirmasi tersebut, Irwan Antony menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan persoalan tersebut kepada tim internal untuk dilakukan penelusuran.

“Sudah saya sampaikan ke tim Legal dan tim Audit kami untuk diteliti lebih lanjut, apakah ada kesalahan pengetikan nomor KTP dan alamat debitur tersebut. Selanjutnya tim lawyer kantor pusat kami sedang mencari tahu siapa pihak pelapor ini. Terima kasih,” ujar Irwan melalui pesan singkat kepada BuanaIndonesia.co.id.

Pernyataan tersebut menjadi tanggapan awal dari pihak Bank Sumsel Babel atas informasi yang diterima redaksi. Hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan internal yang dimaksud.

Bagaimana Menurut Anda?