MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Rencana relokasi pemukiman penduduk dikawasan Bukit Munggu Kelurahan Pasar Tanjung Enim oleh PT Bukit Asam (persero) Tbk santer tedengar ditelinga warga setempat.
Kabar tersebut membuat warga yang bermukim selama puluhan tahun dikawasan tersebut mulai panik dan resah.
“Informasinya kita akan direlokasi atau digusur, bahkan PTBA mau ganti untung. Tetapi sampai sekarang belum ada informasi langsung dari pihak PTBA ke warga disini,” kata Juri Hartono Ketua RT04/05 Bukit Munggu Tanjung Enim, Rabu, (09/09/2015).
Kabar ini, kata dia, sudah santer terdengar oleh warga sejak beberapa pekan ini. Bahkan, informasi bahwa kawasan pukiman warga di Bukit Munggu terutama di RT04/5 sudah disampaikan oleh Camat Lawang Kidul, Drs Asarli Manudin MSi, pada saat pertemuan reses anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Dapil V di Balai Kantor Camat Lawang Kidul, Jumat (4/9).
“Rencana dari PTBA mau merelokasi pemukiman warga di Bukit Munggu, dari Bedeng Kresek dan sekitarnya. Pihak PTBA telah berkoordinasi dengan Pemkab dan Camat. Awalnya yang akan direlokasi perumahan PTBA, tetapi perumahan itu rencana akan menjadi wisma atlit poprov nanti. Kemudian pemukiman Bedeng Kresek Bukit Munggu didahulukan,”kata Camat saat itu.
Senada dituturkan warga lainnya, Rahmawati, mengungkapkan, saat ini warga Bukit Munggu, terutama yang tinggal di Bedeng Kresek RT04/5 sudah sangat dekat dengan lokasi tambang. Jaraknya hanya beberapa meter saja dengan pemukiman warga. Sehingga dampak dari aktivitas pertambangan itu sangat dirasakan oleh warga.
“Nah, masalah relokasi warga Bukit Munggu ini, kami belum menerima ataupun mendapat informasi langsung dari pihak PTBA. Kami meminta kepada anggota DPRD bisa meninjau masyarakat di Bukit Munggu, karena sekarang ini sudah sangat dekat dengan Tambang PTBA,”ungkapnya.
Ketika hendak di konfirmasi kepada pihak perusahaan. Namun belum mendapat jawaban dari Sekretaris perusahaan, Joko Pramuno melalui telepon selularnya.
Editor : Juan








