BUANAINSUMSEL.COM, PALEMBANG -Ribuan umat islam yang tergabung dalam Aliansi Muslim Nasional (Alumnas) memenuhi Bundaran Masjid Agung Palembang (BAM), dalam rangka aksi damai 302, Jum’at (3/1/2017).
Aksi di ikuti para ulama, Ketua FPI Sumsel Habib Mahdi, Ustd Taufik Hasnuri, Ketua KNPI Sumsel M.Hidayat, Organisasi Pemuda Pancasila dan para ulama yang ada di Palembang.
Dalam aksinya masa pendemo meminta umat Islam jangan mau di adu domba, jangan mau diprovokasi, jangan mau dipecah bela oleh satu orang, NKRI Harga Mati.
Demikian yang diucapkan Ketua FPI Sumsel Habib Mahdi ketika membuka orasi di depan ribuan masa umat Islam yang diteruskan dengan takbir dan melantunkan lagu Indonesia Raya.
Dilanjutkan orasi, Ketua Majlis Peduli Umat Rasulullah (Maspuro) Ustd Taufik Hasnuri, mengatakan hari ini kita berkumpul guna membela Agama Islam, tidak membela agama lain.
“Aksi hari ini merupakan Aksi untuk membela Agama Islam dan membela Ulama, bukan membela agama lain tapi Agama Islam mengajarkan agar umat Islam menghormati agama lain,” ucapnya
Ia melanjutkan, umat Islam diajarkan untuk mencintai Ulama, mencintai Al-qur’an dan melindungi agama dari musuh yang mau merusak.
“Umat Islam siap menumpahkan darah jika agama dirusak, Alqur’an dihina, dan Ulama singkirkan,” bebernya
Senada, Perwakilan Aliansi Pengacara dan Advokad Muslim Sumsel Elman Kuano melanjutkan, Kita Siap menumpahkan darah dan membela umat islam, membela Habib Mahdi. Musuh kita cuma dua yaitu PKI dan antek anteknya dan orang orang yang ingin memusnakam agama islam
“Kita agama mayoritas, kenapa agama kita terinjak injak, Jika ada yang menyenggol Habib Riziq darah kita tumpahkan,”tegasnya
Sementara itu, Ketua Umum KNPI Sumatera Selatan, M.Hidayat mengatakan, kami menyatakan Provinsi Sumatera Selatan Aman, tertib yang terdiri dari berbagai macam agama
“Kami KNPI Sumsel bersama Pemuda Pemudi Mengikrakan Bahawa Sumsel cinta damai, bergandengan tangan walaupun berbeda agama dan kita mengecam ada Ormas yang ingin membubarkan FPI karena FPI didirikan secara resmi dan berbadan hukum,”terangnya
Dan Ketua Umum HMI Kota Palembang Doni dalam orasinya mengatakan, jangan biarkan orang orang kapir menghina ulama kita, menghina agama kita.
“Jika ada orang yang menghina ulama, HMI menyeruhkan agar orang orang tersebut segera bertobat. Pejuang pejuang di Indonesai berasal dari ulama dan jangan sampai sekarang ulama dihina,”terangnya
Aksi yang berjalan dengan tertib dan aman, tanpa ada kekerasan. Dan para masa pun pulang dengan tertib.










