OKU, Buanaindonesia.com – Bakal Ketua DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Zaplin Ipani mengaku, prihatin dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ibnu Soetowo Baturaja kabupaten Ogang Komering Ulu. Pasalnya, menurut dia keberadaan dokter spesialis di Rumah Sakit itu masih minim.
“Saya sebagai wakil rakyat prihatin dengan kondisi RSUD Baturaja. Terutama terkait layanan dan minimnya dokter spesialis di rumah sakit setempat,” kata Politisi partai Golkar OKU ini kepada wartawan, rabu (6/4).
Zaplin menceritakan, hal ini ia rasakan sendiri. Dulu waktu dirinya sakit dan harus operasi, saat itu hari sabtu dan ternyata harus tertunda dikarenakan dokter spesialis tidak ada, karena sedang libur.
Baru-baru ini, kata Zaplin Minggu, malam kemarin, ada seorang pasien dari desanya terkena musibah. Kakinya luka dan harus di operasi karena pisau mesin potong rumput patah dan menancap di kaki.
“Namun, operasi tidak bisa dilakukan karena dokter spesialis sedang tidak ada ditempat. Alasanya, ke Palembang karena hari libur. Ini yang membuat saya prihatin, nama pasien itu Edi Yanto atau akrab di panggil ujang (34) warga Lubuk leban, Kecamatan Sosoh buay rayab.”jelasnya.
Untuk itu kata Zaplin, karena rumah sakit ini merupakan fasilitas untuk orang banyak dan menyangkut nyawa orang, kedepan kata dia Pemerintah harus memprogramkan anggaran untuk menyekolahkan dokter asli daerah Baturaja untuk di sekolahkan menjadi dokter spesialis.
“Kami DPRD akan mendukung hal ini. Sekolah dokter spesialis itu kedepan harus kita biayai. Namun dengan catatan dokter tersebut harus asli masyarakat OKU,” kata Zaplin.
Zaplin menilai, sebenarnya bisa saja pemerintah melakukan MOU dengan dokter spesialis dari luar. Namun, hal itu ia rasa tidak efektif. Sebab ia menilai kalau dokter tersebut keluarganya masih di luar Baturaja OKU, tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal sama. Yakni pada hari libur dokter spesialis itu akan pulang kampung untuk menemui keluarganya.
“ Bisa saja pemeritah MOU dengan dokter spesialis diluar OKU, tapi kurang efektif pasti akan terjadi hal seperti ini lagi”. Pungkasnya.








