Harga Bensin Eceran Turun Rp 500/liter

14.904 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Meski masyarakat di perairan masih mengeluhkan dengan tingginya harga bahan bakkar minyak (BBM) eceran, pasca turunnya harga sejak 1 April yang lalu, tidak bagi masyarakat di daratan. Ini terbukti disejumlah pedagang BBM eceran di kawasan Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin I. Sejak lima hari terakhir ini harga BBM eceran untuk premium atau yang akrab disebut bensin itu turun Rp 500/liternya.

Turunnya harga bensin eceran ini dibenarkan salah seorang penjual bensin eceran di Jalan Sabar Jaya Kelurahan Marian, Sri (42). Dia mengatakan penurunan harga ini bukan hanya bensin yang dia jual tetapi juga seluruh pengecer yang ada di Mariana. Hal itu dikarenakan harga modal bensin juga sudah berkurang.

Advertisement

“Sebelumnya kan kami jual Rp 8.000/liter, tapi sekarang turun menjadi Rp 8.000/liter, kita turunkan Rp 500/liter. Sama dengan kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga sebesar Rp 500/liter. Kita turunkan memang seragam, sebab kalau tidak kita sesuaikan pastinya pembeli akan protes,” katanya.

Namun, penurunan harga bensin ini serta merta dihari yang sama saat diberlakukannya harga baru BBM oleh pemerintah pusat. Kebanyakan pedagang masih menjual dengan harga lama, mengingat stok bensin yang lama masih ada.

“Memang karena yang lain sudah pada menurunkan harga, kebetulan kemarin itu kita sudah tahu kalau pemerintah akan menurunkan harga. Jadi kita tidak lagi menstok bensin, fokus menghabiskan stok yang lama, biar tidak rugi karena harus menurunkan harga. Sementara modalnya masih harga lama,” ucapnya.

Ita, salah seorang pembeli bensin eceran mengaku cukup lega dengan ikut turunnya harga bensin eceran. Karena pengalaman pada awal tahun ini, pemerintah juga menurunkan harga BBM, sayangnya tidak diikuti dengan turunnya BBM eceran.

“Baguslah, penurunannya juga sama dengan pemerintah, Rp 500/liter. Saya berharap juga agar harganya seragam, sebab ada yang jual Rp 8.000/liter ada juga yang jual Rp 8.500/liter,” imbuhnya.

Editor: Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?