Antisipasi Pencuri Sekolah Wajib Pasang CCTV

12.035 dibaca
H. Parigan Syahrin

LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com- Semangkin maraknya tindak piana pencurian yang terjadi di Kota Sebiduk Semare, membaut Sekda Lubuklinggau angkat bicara. H. Parigan Syahrin menghimbau, seluruh masyarakat untuk lebih waspada termasuk pihak sekolah. Dalam mengantisipasinya disarankan memasang CCTV, baik tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

H. Parigan Syahrin
H. Parigan Syahrin (poto net)

“Kalau saat lihat di berbagai koran hampir setiap hari ada yang melapor kehilangan baik sepeda motor maupun barang-barang lain yang ada di ruang maupun halaman kantor dan rumah, untuk itu kita himbau agar lebih waspada dengan memasang sejumlah peralatan pengamanan berupa CCTV atau lain sebagainya,” jelasnya.

Advertisement

Ia juga mengatakan jika selama ini hanya rumah yang jadi sasaran para pencuri maka besar kemungkinan sejumlah kantor serta sekolahan akan di jadikan sasarn tindak pencurian pula, karena didalam ruang kantor sekolah terdapat berbagai peralatan elektronik seperti komputer, tv dan lain sebagainya.

“Untuk itu kita menghimbau kepada seluruh sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA agar melakukan antisipasi dengan cara memasang kamera CCTV disetiap sudut sekolah agar para pencuri ini ketika masuk gerak geriknya dapat terungkap,” ujarnya.

Selain memasang kamera CCTV, dirinya juga meminta kepada setiap sekolah, agar kiranya mengangkat satu orang masyarakat untuk menjadi keamanan atau penjaga sekolah. Baik disiang hari, maupun malam hari.

“Saya kira tidak menjadi kendala, jika kepala sekolah mengangkat satu orang menjadi penjaga sekolah. Baik disiang hari maupun malam hari. Sehingga, peralatan kantor yang sifatnya bisa dicuri dan dijual dapat terjaga,”terangnya.

Dirinya juga sangat berharap, kepada seluruh masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistim poskamling.

“Lubuklinggau ini luas. jadi, kalau kita hanya mengandalkan polisi tidak akan begitu kondusif keamanannya. Karena polisi juga manusia yang memiliki kekuatan dan tenaga yang terbatas. Untuk itu, kita harus membantu mereka dengan mengaktifkan kembali sistem gotong royong serta memasang berabagai peralatan yang ada,” harapnya.

Editor: Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?