Banyuasin Gelar Festival Pangan Lokal dan Festival Rempah

9.656 dibaca
Bupati Banyuasin H. Askolani SH.,MH didampingi Wakil Bupati H Slamet SH, Sekda Dr Senen Har serta Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK. Memukul Gong pertanda membuka Festival Pangan Lokal dan Festival Rempah di Graha Sedulang Setudung Banyuasin Rabu 01/09/21

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN, – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Tim Penggerak PKK menggelar Festival Pangan Lokal dan Festival rempah serta lomba memasak serba ikan yang diikuti oleh 21 Kecamatan se Kabupaten Banyuasin, di Graha Sedulang Setudung Banyuasin Rabu (01/09/2021).

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dalam.sambutanya mengatakan, Festival Pangan Lokal dan Festival rempah Itu bertujuan untuk memamerkan hasil olahan pangan lokal dari Banyuasin.

Advertisement

“Ada juga makan yang dimodifikasi dari aneka ragam ikan yang dicampur dengan tepung hasil umbi-umbian dari Kabupaten Banyuasin yang dijadikan makan enak dan bernutrisi. Tentunya ini harus kita kembangkan di Kabupaten Banyuasin dan tentunya akan kita jadikan percontohan di Provinsi Sumatera Selatan,” ungkap Askolani.

Menurut Askolani, Festival Pangan Lokal dan Festival rempah akan menjadi program Banyuasin. Dengan harapan dapat menggugah semangat para petani. Untuk kembali membudidayakan umbi-umbian.

“Tentunya ini akan kita kembalikan lagi dan dibudidayakan sehingga bisa menjadi hasil pangan lokal yang bergizi. Sehingga masyarakat kedepan tidak lagi ketergantungan dengan bahan pangan yang bukan produk Banyuasin,” imbuhnya.

TP-PKK Banyuasin dr. Sri Fitriyanti Askolani mengatakan, penganekaragaman pangan merupakan upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi sumber daya lokal untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, aktif, dan produktif.

“Pola konsumsi pangan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi seseorang. Pada kenyataannya sampai saat ini, pola konsumsi pangan sebagian besar masyarakat masih belum memenuhi kaidah gizi seimbang. Konsumsi sayuran dan buah-buahan masih rendah, begitu juga kualitas konsumsi protein juga masih rendah, serta masih tingginya konsumsi makanan dan minuman berkadar gula tinggi,” terangnya.

Sementara itu Yuni Khairani selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin mengatakan, festival Pangan Lokal dan Festival rempah
ini bertujuan mengangkat dan mengembangkan potensi pangan lokal, menciptakan produk yang bernilai ekonomis,

“meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat, mengatasi inflasi melalui tanaman sayur, rempah, ikan dan toga, serta untuk mengatasi stunting,” ujarnya.

Bagaimana Menurut Anda?