Banyuasin Ternyata Peserta Terbesar CPNS, Bila Ada Oknum, Laporkan!

4.163 dibaca
Ket Photo, ; Bupati Banyuasin, bersama Kepala Sekolah yang sekolahnya menjadi lokasi Tes CPNS sistem CAT di Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Jumat, 2/11/18.
Bupati Banyuasin, bersama Kepala Sekolah yang sekolahnya menjadi lokasi Tes CPNS sistem CAT di Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Jumat, (02/11/18).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN  – Empat hari lagi ribuan pelamar CPNS Kabupaten Banyuasin jalani tes selam empat hari dari tnggal 5 November 2018 hingga 8 November 2018. di 20 tempat yang tersebar di beberapa sekolah diwilayah Kabupaten Banyuasin, seperti di Kecamatan Sembawa, Talang Kelapa, Banyuasin III dan kecamatan Betung.

Seleksi CPNS sendiri dilakssnakan dengan sistem baru CAT CPNS. Diikuti sebanyak 9360 pendaftar. Untuk mengisi 432 Orang jumlah CPNS yang dibutuhkan. Ini sama artinya 1 orang mesti menyingkirkan kurang lebih 25 orang. Hal ini terungkap melalui rapat koordinasi antara panitia daerah penerimaan tes CPNS kabupaten Banyuasin Jum’at (2/11) diruang rapat Goes House Rumah dinas Bupati Banyuasin Jalan Sekojo Pangkalan Balai.

Rapatkoordinasi dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dihadiri oleh Kepala BKP SDM Kabupaten Banyuasin Hazairin Zaini SH SK para Kepala Sekolah, proktor, juga teknisi komputer. Manager PLN Ranting Pangakalan Balai, pejabat Telkom, Kadishub Banyuasin, Kasat Intel Inspektorat dan pemerhati sosial Ombusmen.

Askolani mengatakan, penerimaan CPNS Berbasis Komputer atau CAT CPNS kali Pertama dilakukan di Banyuasin. “Kemenpan dan saya bupati telah tandatangani fakta integritas penerimaan CPNS di Kabupaten Banyuasin dengan sistem CAT CPNS, saya pikir harus sanggup kendati kita belum pengalaman, karena ditempat lain bisa kenapa kita tidak bisa,” Himbau Askolani pada ketua panitia penyelenggara Cat CPNS Banyuasin. “Saya minta stakeholder khsusnya Kepala sekolah, melalui Cat CPNS ini harus sukses kita laksanakan,” Imbuh Bupati.

Dikatakan Bupati, 9360 peserta tes CPNS di Banyuasin ini jadi peserta terbesar se Indonesia, oleh sebab itu Banyuasin jadi sorotan pemerintah pusat. Karena ditempat lain ada yang hanya 4000 pendaftar bahkan ada yang cuman 400 pendaftar. “Ini pertaruhan Banyuasin, kami sadar betul tugas yang berat ini ada di Kepala sekolah penyelenggara tes, juga teknisi komputer,” Ujarnya.

Dengan niat baik dan mengharap rido allah SWT. “Ini penerimaan CPNS murni, saya yang jamin murni 100 persen. Saya yang jamin, kita beri kesempatan bagi masyarakat kita ikut tes CPNS ini,” Ujar Bupati.

“Semua peserta saya jamin lulus murni, apabila ada yang memberi iming-iming uang laporkan ke polisi baik anak pejabat anak orang berduit teman bupati bahkan sampai keluarga pejabat sekalipun tidak ada satupun yg intervensi kelulusan peserta CPNS Banyuasin,” Tegas Bupati.

Masih dikatakan bupati, ini tugas berat oleh sebab itu dibutuhkan kerja keras, kerja semangat kerja ikhlas untuk membangun kabupaten Banyuasin yang tercinta ini.

Ditempat terpisah Inspektur Banyuasin Subhan mengatakan kendala-kendala saat pelaksanaan tes Cat CPNS di Kabupaten Banyuasin adalah masalah klasik seperti listrik ketika macet, maka sekolah harus menyediakan jenset. Komputer yang tersedia ada 700 harus ada serep pengganti apabila eror, masalah lain seperti gangguna jaringan internet atau juga hasil ujian tidak dapat ditayangkan di real time

“Perlu diantisipasi harus nambah real time dengan meambah proyektor infocus atau LCD. Lalu seragam tempat duduk dan lainnya akan kita antisipasi dengan baik,” Ujar Subhan

Sementara Ketua Panitia penerimaan CPNS Hazairin Zaini berharap, kekurangan ini bisa dilengkapi. Untuk panitia harus disiplin waktu kalau perlu habis subuh sudah berangkat. Karena tes dimulai pukul 6 30 WIB, Masih dikatakan Hazairin Zaini, Sisitrm soal antara komputer 1 dan lain diacak secara nasional hal tersebut menyulitkan contek mencontek. “Jadi bukan soal saja yang sudah teracak secara sistem, sampai nomor tes juga sudah teracak oleh sistem”.Singkatnya.

Bagaimana Menurut Anda?