Bergabung dengan KIH, Ketua PAN Zulkifli Hasan Pamit ke KMP

10.610 dibaca
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. Foto : Int
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. Foto : Int
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan. Foto : Int

JAKARTA, Buanaindonesia.com- Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengatakan sudah menjadwalkan pertemuan dengan pimpinan partai Koalisi Merah Putih (KMP). Acara itu diagendakan pada Kamis, 3 September 2015. 

Menurut Zulkifli, partainya akan menyampaikan keputusan alih koalisi dengan meninggalkan KMP dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).  “Besok ada pertemuan, nanti kami sampaikan di sana,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, seperti yang dilansir dilaman tempo, Rabu, 2 September 2015.

Advertisement

Ia tak menjelaskan detail rencana tempat dan waktu pertemuan tersebut.

KMP adalah kumpulan partai yang mendukung pencalonan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai presiden-wakil presiden. Selain PAN, partai koalisi itu adalah Gerindra, Golkar, PPP, dan PKS.

Sedangkan KIH yang mendukung pencalonan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beranggotakan PDI Perjuangan, NasDem, Hanura, PKB, dan PKPI.

Zulkifli menegaskan, mulai Rabu, 2 September 2015, PAN merapat ke KIH dan meninggalkan KMP. Zulkfli telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana untuk menyampaikan keputusan itu. Sejak awal kepemimpinan Zulkifli, PAN terus menggaungkan niatnya bergabung dengan pemerintah Jokowi-Kalla.

Zulkifli berbeda pendapat dengan pendiri PAN, Amien Rais. Amien mengatakan partai berlambang matahari itu akan selalu di luar lingkaran pemerintah. Namun saat ini, faktanya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beralih haluan.

“Pak Amin tentu tahu. Dia bilang yang penting NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tak boleh terusik. Kalau NKRI terganggu, ya jangan,” katanya. “Asalkan NKRI aman, kehadiran partai yang dirasa berpihak kepada rakyat justru tak masalah. Itu politik kebangsaan,” katanya (Ward)

Bagaimana Menurut Anda?