BATURAJA, Buanaindonesia.com- Herman (40) ayah Dodi Sugianto (14) pelajar kelas 5 Sekolah Dasar (SD) yang ditemukan terkubur di belakang Kodim 0403 Ogan Komering Ulu (OKU), jalan A Yani, KM 6 Kelurahan Bindung Langit, Kec Baturaja Timur OKU, Jumat (26/2) sore kemarin, terlihat lemas saat melihat putranya di kamar mayat RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja.
Ia terlihat meratap dan tak bisa berkata-kata selain menangis dan tersandar sembari duduk di dinding ruang kamar mayat.
“Ya allah, kenapa begini nak. Dio memang biaso maen balek sore, ya allah,” katanya terhisak tangis.
Diketahui dari informasi dilapangan, setelah menghilang selama dua hari, Dodi (14) pelajar kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ditemukan terkubur di belakang Kodim 0403 Ogan Komering Ulu (OKU), jalan A Yani, KM 6 Kelurahan Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur OKU, Jumat (26/2) sore kemarin.
Korban yang berstatus laki-laki itu, ditemukan pihak polisi yang melakukan pencaharian setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, Herman(40) warga Kemelak Bindung Langit, Belakang Kodim, Kecamatan Baturaja Timur.
Penemuan korban, atas dasar kecurigaan adanya gundukan tanah saat dilakukan pencarian. Benar saja saat digali, Dodi terkubur dengan posisi meringkuk. Terpantau dari tubuh korban ada luka dibagian kaki kanan dan bagian muka.
Kapolres OKU, AKBP Dover Sik melalui KSPKT Ipda Fauziah Tamal membenarkan adanya penemuan mayat bocah SD. Ia menjelaskan, penemuan mayat ini, berawal, Jumat (26/2) sekitar pukul 11:00 WIB, keluarga korban Herman (40) melapor ke Polres OKU, kalau anaknya menghilang. Dimana korban izin pergi memancing di danau tidak jauh dari rumahnya. Korban di tunggu tidak pulang-pulang.
Kronologis kejadian, pada, Kamis (25/2) sekira pukul 09.00 WIB. korban bersama teman berinisial A (14) berangkat menuju danau yang ada di dekat rumah korban untuk memancing ikan. Namun ditengah perjalanan teman korban di panggil orang tuanya, dan langsung balik kanan menuju rumahnya. Sementara korban melanjutkan perjalanannya menuju danau sambil membawa peralatan pancing.
Sekitar pukul 13.00 WIB. orang tua teman korban berinisial A mendatangi rumah korban sambil membawa baju, sepatu dan tas sekolah milik korban yang di tinggal di rumahnya, sebelum korban berangkat mancing bersama anaknya.
Sesampainya di rumah orang tua korban bertanya kepada A kemana anaknya, namun A berkata tidak tau. Namun diceritakan A jika anak korban pergi memancing di danau yang ada di dekat rumah.
Sekitar pukul 16.00 WIB. orang tua korban beserta warga langsung mencari korban di area danau namun korban tidak ditemukan.








