Bond Tuntut Kapolri Tindak Tegas Polisi yang Pukulo Ketua IMM

10.430 dibaca

JAKARTA, Buanaindonesia.com- Barisan Oposisi Nasional (BOND) Untuk Indonesia menuntut Kapolri, Jendral Pol Badrodin Haiti untuk menindak tegas anggotanya yang melakukan pemukulan terhadap Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Beni Pramula.

“BOND Untuk Indonesia mendesak Kapolri untuk segera tindak tegas oknum polisi yang lakukan pemukulan terhadap Beni Pramula, dengan hukum yang berlaku dan mengumumkannya kemasyarakat secara luas,” kata Presiden BOND Untuk INDONESIA, Ali Mahsun di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (12/09/15).

Advertisement

Dikatakannya, oknum Polisi tidak boleh semena-mena melakukan tindakan pemukulan, saat aksi di depan Istana Negara yang menuntut Jokowi-JK untuk mundur dari jabatannya, Jumat (11/9) lalu.

“Tindakan semena-mena Oknum Polisi memukul Benny Pramula apapun alasannya tidak boleh terjadi karena melanggar undang-undang. Lebih dari itu, tindakan kekerasan tersebut merupakan perampasan hak konstitusional warga negara yang dijamin dan dilindungi Pancasila serta UUD 1945”, Tandas Ali Mahsun yang juga Ketua Umum DPP APKLI

Aksi demo di depan istana menuntut Jokowi-JK mundur tersebut dilakukan ratusan massa dari GPII, IMM, PMKRI, HIMA ALWASYLIYAH, ALIANSI TARIK MANDAT (ATM), PAPERNAS, APKLI, BARISAN OPOSISI NASIONAL – BOND Untuk INDONESIA dan PAPERNAS.

Tekad bulat Mahasiswa, Pemuda, PKL, dan buruh yang menuntut Jokowi-JK mundur karena, dirasakan telah gagal mengelola bangsa dan negara. Yang mana saat ini kondisi bangsa makin terpuruk, namun sayangnya aksi tersebut diciderai tindakan pemukulan yang dilakukan oknum polisi yang mengakibatkan kericuhan.

Peristiwa pemukulan itu bermula ketika mahasiswa dan polisi saling dorong-mendorong. Kemudian Beni, mengintruksikan mundur anggotanya, seraya mendekati barisan paling depan. Apes bagi Beni, tiba-tiba oknum polisi melayangkan bogem mentah ke wajahnya. Setelah itu, Beni langsung mengutuk aksi represif aparat yang telah memukulnya. Tak luput ia katakan, hal ini bagian dari perjuangan.

“Kita akan usut siapa oknum polusi yang memukul saya. Perjuangan akan terus berlanjut!” tegas Beni dalam orasinya.

Dalam aksi itu mereka menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk segera mengembalikan penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Editor: Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?