BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Ada pemandangan yang terasa berbeda di Ballroom Hotel Radisson Batam, Kamis (13/8/2026). Di tengah riuhnya para pejabat yang hadir dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatera, langkah Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH MH bersama Sekda Ir. Erwin Ibrahim, ST MM MBA IPU Asean Eng menyita perhatian tersendiri, bukan sekadar datang untuk duduk dan menerima tepuk tangan, melainkan membawa cerita tentang kerja keras yang perlahan mengubah wajah Banyuasin.
Kehadiran rombongan lengkap mulai dari kepala dinas hingga para ahli ini menjadi cerminan nyata bagaimana sebuah daerah serius merajut asa demi kesejahteraan masyarakatnya, mulai dari urusan sepele seperti sampah, hingga mimpi besar menyediakan hunian layak bagi ribuan warga.
Bagi Bupati Askolani, panggung penghargaan di Batam bukanlah akhir dari segalanya atau sekadar piala pajangan di kantor pemerintahan. Di hadapan banyak pihak, ia menegaskan bahwa apresiasi ini justru ibarat bahan bakar penambah semangat untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik bagi wong kito. Urusan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, misalnya, dipandang bukan sekadar tugas membersihkan halaman, melainkan investasi jangka panjang agar Banyuasin tumbuh menjadi tempat tinggal yang sehat, nyaman, dan layak diwariskan ke anak cucu. Upaya ini tentu tidak bisa dikerjakan sendirian oleh pemerintah saja, melainkan butuh keterlibatan aktif dari dunia usaha hingga kesadaran setiap warga di rumah masing-masing.
Langkah konkret Pemkab Banyuasin juga merambah ke sektor-sektor paling mendasar dalam kehidupan sehari-hari, seperti pendidikan dan kesehatan yang selama ini menjadi detak nadi kemajuan suatu daerah. Di sektor pendidikan, komitmen untuk memperluas akses yang merata dan berkualitas terus digenjot agar tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak belajar mereka. Sementara di bidang kesehatan, fasilitas yang kian dibenahi serta pemerataan tenaga medis menjadi perisai utama untuk menjaga kesehatan warga.
Tidak ketinggalan, gaung Implementasi Program 3 Juta Rumah turut disuarakan sebagai solusi nyata demi memastikan setiap keluarga di Banyuasin bisa tidur nyenyak di bawah atap hunian yang layak, yang pada akhirnya ikut memutar roda perekonomian daerah.
Semua pencapaian dan rencana besar tersebut, menurut Askolani, mustahil bisa terwujud jika hanya dikerjakan oleh segelintir orang di balik meja kerja. Dibutuhkan gotong royong dan kolaborasi erat dari hulu ke hilir, merangkul semua elemen tanpa terkecuali, agar setiap program pembangunan benar-benar mendarat dengan manis dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Lewat momentum di Batam ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap bisa terus memantik inovasi baru, memperkuat urusan pelayanan publik, dan selangkah lebih dekat mewujudkan visi besar Banyuasin yang bangkit, adil, sejahtera, berkelanjutan, serta mampu berdiri tegak bersaing dengan daerah lain.








