Heningnya Malam di Banyuasin: Saat Bupati Askolani dan Jajaran Bersimpuh di Hadapan 24 Pahlawan

289 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Di bawah temaram cahaya obor yang memecah dinginnya malam, suasana Taman Makam Pahlawan mendadak berubah begitu sunyi dan sarat akan emosi pada Minggu (16/8). Di tempat peristirahatan terakhir yang menyimpan cerita sejarah besar itu, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., dengan langkah tegap berdiri sebagai Inspektur Upacara dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026.

​Kehadiran orang nomor satu di Banyuasin ini tidak sendirian. Ia tampak didampingi oleh Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P., Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., jajaran Kepala OPD, Kabag/Kaban, jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan yang turut larut dalam keheningan malam. Seluruh yang hadir seakan dibawa kembali menembus waktu, merasakan betapa beratnya tetesan keringat dan darah yang dulu dikorbankan demi melihat Sang Saka Merah Putih berkibar bebas.

Advertisement

​Bukan sekadar rutinitas tahunan, apel kehormatan ini menjadi sebuah pengingat batin yang kuat. Di tanah makam inilah bersemayam jasad 12 veteran, 5 anggota angkatan bersenjata, dan 7 pejuang rakyat yang telah menutup mata untuk selamanya setelah mendedikasikan seluruh jiwa raga demi kedaulatan bangsa dan negara tercinta.

​Dengan suara yang bergetar penuh wibawa di hadapan barisan peserta apel, Bupati Askolani membacakan ikrar penghormatan yang mencerminkan rasa terima kasih mendalam atas jasa para pahlawan, terkhusus bagi tanah Banyuasin. Ia menegaskan bahwa apa yang dinikmati masyarakat hari ini adalah buah manis dari keikhlasan dan kesucian pengorbanan di masa lalu, sebuah utang sejarah yang tidak akan pernah mampu dibayar dengan apapun selain meneruskan cita-cita luhur mereka.

​Menutup rangkaian renungan suci yang dilanjutkan dengan doa bersama bagi arwah para pahlawan, Bupati Askolani menyampaikan sebuah sumpah yang menggugah hati setiap yang hadir, di mana perjuangan para pahlawan yang telah gugur adalah api semangat yang akan terus menyala di dada generasi penerus Banyuasin.

Bagaimana Menurut Anda?