BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawa dan Kapolres Musi Rawas, AKB Hari Brata, Dandim 0406 Letkol M Tohir, Bupati Musi Rawas Utara (Muaratara), H Syrif Hidayat dan Tokoh agama dari Nadatul Ulama (NU) dan Muhamadia Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara), serta Majelis Ulama Indonesia(MUI) Kabupaten Msui Rawas dan Musi Rawas Utara mengadakan pertemuan di polresa Musi Rawas, Senin (13/02/2017).
Pertemuan itu sendiri guna memperkokoh Ukhwah Islamiyah dan Ukhwa Wathaniya dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.
Pertemuan yang dimotori oleh Kaspolres Musi Rawas, AKBP Hari Brata itu berlangsung tertib dan lancar. Diamana Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengpresiasi pertemuan itu. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Musi Rawas itu Ulama merupakan bagian terpenting dari bangsa ini, makanya tali silahturahmi harus dijaga dengan baik.
“Jelas pertemuan ini cukup baik, apa lagi seperti yang kita tau jika peran ulama sangatla penting dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Maka dari itu silahturahmi dengan para ulama perlu di diadakan agar semakin kuat dalam mempertahankan NKRI ,”Kata Bupati Musi Rawas (Mura) saat dibincangi awak media seusai menghadiri pertemuan itu.
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Hari Brata mengatakan, jika pertemuan yang ia selenggarakan bukan semata adanya permasalahan yang saat ini terjadi di pusat.
“Kita mengadakan silahturahmi ini bukan lantaran adanya permasalahan di pusat. Ini merupakan program Babin Kamtibmas. kedepanya juga acara serupa akan kita selenggarakan,” jelas Kapolres.
Menurutnya, Babin Kambtibmas bukan hanya meliputi pemuda dan tokoh agama, akan tetapi masuk hingga para ulama yang ada di Kabupaten Musi Rawasa dan Kabupaten Musi Rawas Utara.
“Ulama merupakan perenan penting dalam Babin Kambtibmas. Alhamdulilah ualama juga mensupot kita dalam menjaga NKRI dan kejahatan Narkoba yang saat ini sudah masuk ke desda-desa,” jelasnya.
Sedangkan Dandim 0406, Musi Rawas,Lubuklinggau dan Muratara (MLM),Letkol M Tohir mengakui jika situasi di indonesia saat ini tengah kacau.Akan tetapi ia meminta agar para ulama untuk bersatu dan tidak mudah terprofokasi dengan hal-hal yang negatip.
“Seperti yang kita ketahui saat ini jika pemberitaan dimedia massa ada ada teroris dan isu gerakan-grakan radikalisme. Akan tetapi saya yakin jika hal tersebut tidak akan sampai kesini karena para ulama telah bersatu,” tutupnya.










