BUANAINDINESIA.CO.ID PALEMBANG – Imbas dari padamnya listrik yang terjadi di kota palembang pada selasa siang, (4/6/2024), membuat traffic light di sejumlah ruas jalan mati. Akibatnya timbul kemacetan karena banyak kendaraan yang melaju dari arah berlawanan secara bersamaan.
Untuk mengurai kemacetan, beberapa personil polisi lalu lintas Polrestabes Palembang disebar ditiap ruas jalan yang dominan padat kendaraan.
Seperti jalan jenderal sudirman, tepatnya simpang rumah sakit charitas, sejak traffic light tidak menyala pada pukul 11 siang atau bersamaan dengan padamnya listrik, 5 personil ditempatkan untuk mengatur kendaraan.
Sementara Aiptu Ahan Palius, Anggota Satlantas Polrestabes Palembang, mengatakan, untuk arus lalulintas memang ramai, namun berjalan dengan baik, pengaturan secara bergantian 10 menit sekali, “traffic light ini masih mati dari jam sebelas mati sampai sekarang, alhamdulillah untuk simpang charitas dan masyarakat mendukung sehingga tidak terjadi kemacetan,”katanya.
Padamnya listrik berdampak pada hampir seluruh sektor yang membuat aktivitas warga terganggu, seperti di area pertokoan kawasan letkol iskandar. Kebanyakan warga menyayangkan kurangnya sosialisasi atau pemberitahuan terdahulu dari pemadaman listrik ini, “ya terganggu karena bisa menghambat semuanya, mau menghubungi anak sekolah susah, mati tadi jam setengah 11, tiba tiba mati, air pdam juga mati,” sari, salah satu warga.
Begitu juga menurut Rian mengatakan, apabila terjadi listrik padam sebaiknya pihak PLN memberitahukan terlebih dahulu, “ya terganggulah, tiba tiba mati sekitar jam sebelas, kalau bisa jangan sampai mati kalau bisa ada pemberitahuanlah, kalau tau kan bisa dipersiapkan”
Diwaktu yang sama secara tertulis PLN unit induk distribusi sumatera selatan jambi bengkulu menyatakan pemadaman listrik ini terjadi sehubungan adanya gangguan transmisi sutt 275 kv lubuk linggau dan lahat.(ito)








