Di Banyuasin III Diduga Ada ODP, Camat Banyuasin III Minta Warga Taati Aturan

35.853 dibaca
Camat Banyuasin III ketika dibincangi di ruangannya
Camat Banyuasin III ketika dibincangi di ruangannya

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Ditengah wabah virus corona yang melanda Dunia saat ini membuat semua pemangku kebijakan harus bekerja secara ekstra ketat dalam melakukan Pengawasan dan penanganan warga yang terduga penderita atau ODP (Orang Dslam Pengawasan), bahkan, Camat Banyuasin III mengaku kewalahan dalam mengantisipasi ODP yang ada di Kecamatan Banyuasin III, karnanya ia meminta agar jajarannya bertindak secara aktif dalam melakukan pemantauan warga baik masuk maupun keluar.

“Banyuasin yang merupakan wilayah perlintasan dikhawatirkan bisa menjadi wilayah terdampak Covid-19, khususnya di Kecamatan Banyuasin III, ibu kota Kabupaten Banyuasin. yang banyak rumah makan, baik besar maupun kecil tempat tersebut kita waspadai akan virus ini, maka saya tegaskan kepada Kepala Desa, Lurah agar aktif memantau warga mereka, terutama warga pendatang, yang baru datang dari luar Banyuasin harus di cek ke Pusat Kesehatan terlebih dahulu agar bisa diketahui kondisi tubuh mereka,” Ucap Dra. Yuni Khairani. M. Si, seusai melantik BPD PAW ketika dibincangi di ruangannya, Selasa. 24/03/20.

Yuni menghimbau kepada masyarakat Banyuasin III agar bisa memanfaatkan Fasilitas kesehatan yang ada untuk memeriksakan kesehatan mereka. “Untuk Pemeriksaan bagi masyarakat Banyuasin III silahkan ke pusat kesehatan yang ada di Kecamatan Banyuasin III, seperti Puskemas Pangkalan balai, Puskemas Petaling, ke RSUD Seterio. Serta Puskes Des bila kondisi darurat,” himbaunya.

Yuni meminta kepada masyarakat dan Mahasiswa yang berada di luar Kabupaten Banyuasin agar tidak pulang dahulu ke Kecamtan Banyuasin III, “Bagi adik-adik yang kuliah di luar Sumsel, saya minta agar tidak pulang dulu ke Sumsel, ayo putuskan mata rantai virus yang sedang mewabah saat ini dengan cara Lockdown, cuci tangan dengan disenfektan, serta makan-makanan yang bergizi dan berjemur dibawah terik matahari,” ujarnya.

“Kami dari Kecamatan Banyuasin III baru-baru ini sedikit kewalahan dengan laporan dari Kepala Desa dan Lurah, seperti malam kemarin ada warga dari Desa Terlangu datang dari Kota Bekasi, kemudian Kayu ara kuning informasinya baru pulang dari Jogjakarta, dan dari Desa Pelajau empat orang informasinya juga dari Jakarta, saya selaku Camat Banyuasin III meminta agar yang masih dirantauan untuk tetap di tempat asalnya jangan dulu pulang ke Banyuasin, kalian diliburkan untuk tetap dirumah bukan untuk liburan atau keluar dari wilayah kalian,” imbuhnya.

Terkait hajatan Yuni Khairani menambahkan, pihaknya mengaku banyak warga yang menemui dirinya untuk meminta izin menyelenggarakan hajatan. “Saya intruksikan kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah serta jajarannya untuk tidak mengizinkan keramaian yang berpotensi mengumpulkan massa, sebab banyak sebelumnya ada warga datang meminta izin agar diizinkan kegiatan mereka karena akan melangsungkan pernikahan anaknya, namun karena ini maklumat langsung dari Kapolri dan Perintah dari Bupati Banyuasin kami minta maaf agar dapat dimaklumi demi keselamatan dan kesehatan kita bersama,” tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?