BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Aneh, Diberitakan tentang dugaan penipuan dalam program PLTS Camat Makarti Jaya ini malah tersenyum. Sebab ia mengaku berita yang beredar adalah tidak benar.
“Biar saja sebab saya merasa tidak melakukan penipuan. terhadap sejumlah kepala desa di wilayah Makarti Jaya. dengan modus program PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).”. Ucapnya Camat Makarti Jaya Syarif pada wartawan (24/04/22)
“Alangkah baiknya, sebelum membuat berita terlebih dulu dilakukan cek & ricek terhadap informasi yang diperoleh agar lebih valid. Sehingga tidak akan jadi fitnah. Jadi kades mana yang sudah saya tipu”. Tawa Syarif
Perlu dicatat, kata Syarif, bahwa program PLTS yang rencananya akan dipasang di desa dalam kecamatan Makarti Jaya memang ada, dan di kecamatan lain sudah terpasang. Dan untuk Makarti jaya saat ini lagi nunggu giliran untuk dipasang.
“Kita lagi nunggu giliran, sebab Untuk kecamatan Suak Tapeh, dan kecamatan Betung sudah terpasang”. tandasnya.
Dan perlu dicatat juga, sambung Syarif, bahwa pra kepala desa yang akan memasang PLTS sudah diwanti-wanti untuk tidak menggunakan dana Desa atau dana yang dipungut dari masyarakat.. “Namun, untuk lebih jelasnya silahkan hubungi para kepala Desa termasuk Pak Jamhuri selaku orang yang mengurusi program ini”. Imbuh Syarif.
Terpisah Ketua Forum Kepala Desa kecamatan Makarti Jaya Dedy, mengaku tidak pernah mendengar adanya kepala desa di.kecamatam Makarti Jaya yang telah kena tipu oleh Camat.
“Saya baru denger. Kalo ada berita kepala desa terkena tipu oleh Camat. bisa saya dipastikan Beritanya tidak benar. Sebab, sepengetahuan saya tidak ada kepala desa d Makarti Jaya telah ditipu oleh Camat. “Tidak ada yang ditipu, Yang ada Camat membatu mencarikan solusi agar desa di.makarti Jaya bisa terang.” Kata Dedy.
Lebih lanjut dikatakan Dedy, bahwa memang ada dana yang mengalir ke pihak yang mengurus program tersebut. Yaitu dana untuk pengambilan dan pemasangan PLTS, Namun, dana yang dikeluarkan para kepala desa sesuai kesepakatan adalah dana pribadi kepala Desa.
“Dana yang di bayarkan ke pihak yang mengurusi itu bukan bersumber dari dana Desa, maupun dana yang dipungut dari masyarakat. melainkan dana pribadi kepala Desa. Sebab, Pak.Camat dari awal sudah wanti-wanti untuk tidak makai dana desa.dalam.program PLTS itu. Dan sejauh ini tidak ada yang komplain merasa dirugikan. lagian pihak pengelola telah berjanji kepada para kades untuk siap mengembalikan apabila hingga bulan Juni 2022 mendatang PLTS tidak juga terpasang” . timpalnya.
Dijelaskan Dedy. Adanya rencana program pemasangan PLTS itu bermula dari penyampaian Camat Makarti Jaya tentang adanya program PLTS, sehingga para Kepala Desa sepakat untuk ikut mengusulkan pemasangan PLTS,.lalu meminta Pak Camat selaku koordinatornya.
Terpisah Jamhuri saat dihubungi mengaku bahwa program PLTS itu memang benar adanya, dan untuk di kecamatan Makarti Jaya sedang menunggu giliran. “Ini saya sedang di Jakarta dan sedang mengurusi persoalan itu”. kata dia.
Namun ia belum bisa memastikan kapan waktunya, “saat ini kita belum bisa memastikan tentang kapan waktunya akan dipasang. Sebab saat ini perusahaan tempat ia mengajukan program sudah mulai libur menjelang hari raya Idul Fitri.
“Sepertinya habis lebaran idul Fitri baru kita akan tanyakan lagi. Dan hasilnya nanti akan saya infokan ke Masyarakat”, ucap Jamhuri.
Jamhuri juga menerangkan bahwa program yang ia sedang usahakan itu untuk membantu masyarakat.
Lebih lanjut dikatakan Jamhuri bahwa, program tersebut memang gratis namun masih diperlukan untuk pengambilan dan pemasangan..”Kemarin memang kita menta bantu untuk biaya transportasi pengambilan alat-alat PLTS, serta biaya pemasangan.. namun bila ada kepala Desa yang tidak mau dipasang. saya siap kembalikan.” Tukas Jamhuri.








