Diduga Asal Jadi, Warga Pertanyakan Pengerjaan Proyek Pembangunan Jalan Cor Beton Desa Teluk Kemang

27.557 dibaca

BUANAINDONESIAA.CO.ID, MUBA – Realisasi dan mutu pekerjaan fisik peningkatan jal­an dalam desa Teluk Kemang kelurahan Sun­gai Lilin kecamatan Sungai Lilin kabupat­en Musi Banyuasin (M­uba) disoal warga. Pasalnya kondisi fisik proyek pembangunan jalan diduga tidak sesuai ketentuan.

Akibatnya, kualitas proyek yang bersumber dari dana APBD Muba tahun an­ggaran 2019 yang dik­erjakan oleh kontrak­tor CV SKY CORBIA de­ngan nilai Rp. 1.934­.247,000,00 dengan wa­ktu pelaksanaan tidak dibuat dalam papan proyek, berpotensi merugikan negara.

Gunawan (55) warga Teluk Kemang saat dikonfirmas­i mengatakan, pr­oyek APBD tersebut dapat dikerjakan seba­ik-baiknya, karena​ uang yang dikucurkan tersebut adalah ua­ng yang berasal dari rakyat. “Kita bangga dengan pesatnya pembangunan yang terus berkemba­ng. Namun, kami juga mengharapkan kualit­as pembangunannya, agar dapat bertahan lama,” harapnya.

Menurutnya, Bangunan jalan cor beton yang di bangun dengan panjang​ 1 kilometer dan berdiameter​ atau Lebar 3,5 Meter menggunakan dana anggaran APBD tahun 2019, seharusnya dalam pembangunanya diawasi oleh dinas terkait dan dikerjakan sesuai dengan ketentuan dan besaran anggaran. “Baru kemaren dikerjakan, akan tetapi kondisi jalanya saat ini sudah retak​ serta pecah-pecah, diduga kurang air dan kurang semen,” imbuh Gunawan.

Dirinya mengharapkan pemerintah benar-benar memperhatikan serta memberikan pengawasan yang lebih ketat setiap pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan anggaran APBN maupun APBD, bila perlu memberi sangsi tegas kepada pihak kontraktor yang bekerja asal-asalan.

“Untuk apa setiap tahunnya digelontorkan anggaran pembangunan, akan tetapi kualitas nya tidak sempurna dan tidak bermutu,” ungkapnya menutup pembicaraan.

Sementara, M Hata, ketua​ ​ Rt 02​ ​ Rw 04​ Teluk Kemang, mengatakan, meskipun dirinya merasa awam dan kurang memahami tentang pekerjaan pengecoran jalan, namun secara kasat mata proses pelaksanaan proyek cor beton tersebut terkesan asal jadi, “Kalau matrial adukan yang di tumpahkan​ dari mobil molen seperti itu,​ kering​ dan kurang air,​ tentunya​ ​ seperti apa​ hasil​ pengecoran jalan nantinya,​ ​ ​ ya tentu akan pecah dan retak. “ ujarnya seraya​ ​menunjukkan hasil pekerjaan cor​ jalan yang sudah pada retak dan pecah-pecah.

Bagaimana Menurut Anda?