Dua Warganya Positif, H. Askolani Masyarakat Jangan Kemana-Mana, Pendatang Di Cek

23.919 dibaca
Didampingi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Ir. Alfian. MM, Kadinkes Banyuasin, dr. Rini pratiwi, Dirut RSUD Banyuasin, dr. Ari faulta, Kadis Kominfo Banyuasin, Aminudin. S.ip
Bupati Banyuasin H. Askolani SH., MH., Didampingi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Ir. Alfian. MM, Kadinkes Banyuasin, dr. Rini pratiwi, Dirut RSUD Banyuasin, dr. Ari faulta, Kadis Kominfo Banyuasin, Aminudin. S.ip

BUANAINDOENSIA.CO.ID, BANYUASIN – Bupati Banyuasin H Askolani akhirnya secara resmi mengumumkan bahwa memang ada dua orang warga Banyuasin yang positif terkena virus covid-19 atau Corona, Dua orang warga Banyuasin tersebut yang pertama berisial FNA, warga desa Perajen Kecamatan Banyuasin I dan seorang ART warga Kenten Laut Kecamatan Talang Kepala.

“Benar informasi yang berkembang, agar tidak kemana-mana, perlu kami jelaskan sebagai Ketua Gugus Tugas Kabupaten Banyuasin, bahwa benar ada dua warga Banyuasin yang positif terkena Covid-19,” ujarnya. Sabtu, 18/04/20.

Advertisement

Dijelaskan Askolani, FNA bekerja sebagai anak buah kapal yang mempunyai riwayat perjalanan dari Brasil, kemudian ke Bali, Jakarta, Palembang, dan terakhir pulang ke Banyuasin.

Setelah kurang lebih 7 hari berada di Banyuasin, ternyata FNA mengalami gangguan kesehatan, dan setelah di cek di Rumah Sakit Kundur Rivai Abdullah dengan hasil PCR positif Covid-19

“Sekarang FNA di isolasi di rumah sakit Kundur Mariana, informasi yang diterima, beliau dalam kondisi sehat dan segar. Warga ditempat tinggal sudah kita lakukan isolasi dan dari gugus tugas, sudah menyiapkan semua kebutuhan pokok mereka untuk tinggal dirumahnya di Perajen,”jelasnya.

Kemudian satu lagi, kata Askolani, seorang ART di Kota Palembang, dimana dia bekerja di rumah seorang dokter yang sebelumnya sudah positif terkena virus Covid-19. Saat ini yang bersangkutan sudah di isolasi di Palembang.

“Memang benar warga kita di Kenten Laut ada yang Positif Covid-19, tapi sejak terjangkit, dia tidak pulang ke rumah sudah 1 bulan lebih, Insya Allah yang satu ini tidak ada masalah,” tegasnya.

Akolani mengimbau, kepada seluruh warga Banyuasin untuk tetap hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat saat ini Kabupaten Banyuasin berbatasan dengan Kota Palembang yang sudah masuk Zona Merah.

“Meski Warga yang Positif Covid-19 tertular dari luar, tapi kondisi ini tetap memprihatinkan. Banyuasin ini sangat rawan, untuk masyarakat jangan kemana-mana, diusahakan yang baru datang dilakukan pengecekan,” tegasnya.

Sekedar mengingatkan, bahwa  sebelumnya beredar pesan berantai melalui Whatsapp (WA), tentang salah satu warga Desa Prajen, Kecamatan Banyuasin I, Banyuasin, masuk dalam kriteria Pasien dalam Pengawasan terkait Covid-19. Selasa (14/4/20).

Dalam pesan berantai itu disebutkan, bahwa salah satu warga perajin itu bekerja sebagai ABK Kapal dan baru pulang dari Negara Spanyol dan berlayar dari Bali ke Jakarta.

(Baca: beredar Info ada Pasien Dalam Pengawasan Tim Covid di Puskesmas Mariana)

Tekait itu Kepala Dinas Kominfo Banyuasin Aminudin, S.Pd., S.IP., MM. menegaskan bahwa warga Perajin kecamatan Banyuasin I  yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan Covid- 19 diwilayah puskesmas Mariana belum bisa dipastikan positip Covid-19. Sebab, masih dilakukan tes lanjutan. Namun demikian, Ia membenarkan bahwa warga yang dimaksud pada pesan berantai di media Sosial WA itu, sempat masuk dalam perawatan medis di puskesmas Mariana. karna, gejala demam. Dan telah dilakukan rapid tes dengan hasil positif.

“Perlu kami jelaskan, bahwa kita dapat laporan dari Dinas Kesehatan bahwa pihak puskesma mengadakam rapid tes terhadap pasien. Yang pekerjaannya sebagai ABK dan telah berlayar dari luar negeri. Hasilnya, positif. namun belum bisa dipastikan positif Covid. sebab masih mesti di lakukan serangkaian tes lanjutan. Diantaranya tes paru.” kata Aminudin diruang kerjanya rabu (15/04/20).

Karnanya sambung Aminudin, pasien akan dibawa ke rumah sakit Kundur untuk selanjutnya di lakukan isolasi selama 14 hari “Hari ini kita akan lakukan isolasi di rumah sakit Kundur Mariana. Sekaligus menunggu hasil analisa terhadap pasien tersebut”. ungkapnya

(Baca:  Masuk Pasien-Dalam Pengawasan Covid-19-di Puskesmas-Mariana- ini Kata -Kominfo Banyuasin)

Bagaimana Menurut Anda?