OGAN ILIR, buanaindonesia.com – Lagi-lagi hasil pengumuman honorer Katagori 2 (K2) dilingkungan Pemkab Ogan Ilir dipersoalkan warga. Beberapa Surat tembusan yang dikirim melalui Via Pos atas nama Melati yang melaporkan persoalan ini. Surat pengaduan tertanggal 14 Februari 2014 yang ditandatangani Melati dilayangkan kepada Panitia Seleksi Nasional CPNS 2013 (Panselnas CPNS 2013) Jakarta, perihal tenaga honorer K2 SK mengajar fiktif alias palsu.
Surat pengaduan tersebut ditembuskan kepada Bupati OI, BKD OI, BAKN Sumsel, Diknas OI, di Indralaya , dengan menyebutkan empat nama peserta yang lulus CPNS honorer K2 tidak pernah mengajar.
Adapun ke empat nama yang dipersoalkan tersebut berinsial HA, RM, EY dan SW. “keempat nama yang lulus tersebut adalah tenaga honorer yang masuk tahun 2007, sementara untuk memenuhi persyaratan menjadi honorer K2 pengangkatannya tahun 2014,” begitu yang Ditulis Melati.
Kepala BKD dan Diklat Pemkab OI H Darjis melalui Kabid Formasi dan Mutasi Fatoni mengakui, pihaknya juga menerima surat pengaduan tersebut atas nama Melati yang mempersoalan empat nama honorer K2 yang lulus pengumuman.“Kami juga menerima surat pengaduan dari Melati, mempersoalan hasil pengumuman CPNS untuk K2,’’Kata Fatoni.
Untuk itu pihaknya akan menelaah terlebih dahulu atas persoalan ini “Kita akan telaah dahulu, apakah memang benar keempat nama yang dipersoalan itu honorer tahun 2007 atau bagaimana,’’Ujar Fatoni.
Namun demikian, ini akan terungkap disaat verifikasi dan pemberkasan ulang nanti oleh pihak BKN “Pengumuman tes CPNS K2 ini bukan final, karena masih harus diverifikasi ulang pemberkasannya nanti oleh BKN, nah disitulah akan terungkap, apakah ada manipulasi data atau bagaimana,’’Ujarnya.(Mie)







