OGAN ILIR, buanaindonesia.com– Gardu Induk pembangkit listrik mikik PT PLN Persero di KM 32 Indralaya kabupaten Ogan Ilir senin (03/03) diduga meledak dan mengeluarkan asap, akibat nya Masyarakat di beberapa kecamatan Ogan Ilir (Oi) mengalami pemadaman listrik
Informasi yang berhasil dihimpun, hari ini (4/3) para pekerja dari teknik PLN sedang melakukan perbaikan dengan mengganti peralatan yang rusak di Gardu Induk yang di duga meledak dan mengeluarkan asap tersebut.
Anehnya Saat dihubungi dilapangan Statement anatara Kantor PLN Gardu induk KM 32 dan kantor PLN Ranting indralaya cabang palembang berlainan dan terkesan saling memojo antara keduanya.
Kiki salah satu operator Gardu induk KM 32, mengatakan bahwa tidak ada pemadaman bergilir di setiap kecamatan terkait kerusakan di gardu induk,” yang ada kita sudah salurkan ke ranting ranting PLN, kalaupun ada pemadaman bukan dari sini artinya” Ucap kiki.
Sementra itu, ka bidang pelayanan PLN ranting inderalaya cabang palembang, Rosandi mengaatakan bahwa ada kerusakan di GI “memang ada kerusakan di GI namun sejauh ini prihal pemadaman bergilir kita belum tau, untuk informasi secara detail nya silahkan tanya saja ke GI ( Gardu Induk ) PLN KM 32″ cetusnya
Yudi, (48) Salah satu warga kelurahan indralaya indah kecamatan indralaya, mengakui kalau listrik dirumah nya sudah padam sejak pukul 7,30 pagi tadi selasa ( 4/3) ” dengar dengar sampai pukul 4 sore karena ada kerusakan pada gardu induk” imbuhnya
senada juga dikatakan Mang Ceni (54) menurutnya listrik dirumahya sejak pukul 16.00 mengalami mati “pada pukul 17;16 sempat hidup namun tegangannya tidak setabil” Ujarnya
Dikatakannya, seharus nya Pihak PLN memikirkan dan meninjau ulang tentang pemasangan baru ke perumahan, dan ke ruko serta ke perusahaan perusahaan yang ada di ogan ilir, agar daya pada pembangkit dapat berjalan maksimal, “kalau sudah daya tidak sesuai lagi dengan pemakaian listrik akhirnya masyarakat inilah yang dirugikan, karna ada pemadaman bergilir. (mie)









