
PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Hari ini, Kamis 18 Februari 2016, wartawan Wanita di Sumsel mempunyai Wadah khusus untuk melindungi Wanita yaitu Forum Jurnalis Kartini Sumsel (FJKS).

FJKS resmi dilaunching, Kamis (18/2) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, lantai 3. Ketua FJKS, Rita Sumarni dari Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang. Tema “Kegiatan Jurnalis Perempuan Dalam Kancah Pers Indonesia”
Dijelaskan, terbentuknya FJKS ini diawali dengan kegiatan soft Lauching, tanggal 23 Desember 2015 di hotel Swarna Dwipa Palembang.

”Forum diharapkan bisa membangun silaturahmi serta kebersamaan diantara para jurnalis perempuan yang ada Sumsel, untuk melanjutkan perjuangan Kartini melalui forum ini” ujarnya.
Dikatakan, awalnya ide Jurnalis Kartini digagas oleh Mbak Yeni Roslani Izi, Direktur Women’s Crisis Center (WCC) Palembang.
“Alhamdullilah Pemerintah Kota Palembang, Provinsi Sumsel serta DPRD Sumsel mendukung kegiatan ini,”kata Rita.

Dia menambahkan, Untuk Struktur FJKS Sumsel, Ketua Rita Sumarni, LPP RRI Palembang, Sekretaris, Lisma Nur’ani, Tribun Sumsel, Bendahara, Perdasari Dewi, Berita Pagi, Hubungan Masyarakat (Humas), Irmayani, Sumatera Ekspres.
Sedangkan untuk bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Rika Damayanti, TVRI Sumsel, Sumber Daya Manusia (SDM), Ari Maridjan, Palembang Ekspress, Kerohanian Susilawati, Antara dan Advokasi Saftarina, Sriwijaya Post.

Kegiatan Launching FJKS tersebut dihadiri, oleh Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas, Ketua IKATRI Sumsel, Ayu Nur Suri Giri Ramanda N Kiemas, Anggota DPRD Sumsel, Komisi V, RA Noeringhati, Holda, Nurwati Wahab. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, Aina, Mantan Wartawan Tempo, Asisten Kesra, Ketua BKOW Sumsel dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, dulu sangat sedikit jurnalis perempuan, namun mempunyai peran sangat besar.
“Waktu saat jadi pimpinan redaksi di majalah Kampus,”kata Giri.
Dia berharap, dengan kehadiran Jurnalis Kartini, diharapkan kedepan bisa membawa manfaat yang lebih besar untuk menyampaikan informasi ke masyarakat
“Biasanya kalau wartawan perempuan ulet dan tangguh untuk menggali informasi,”

Sementara itu, Direktur Women’s Crisis Center, Yeni Roslani Izi, saat acara diskusi Lauching Jurnalis Kartini menyampaikan kepada jurnalis perempuan dalam peliputan, menyampaikan informasi ke masyarakat harus jelas, agar masyarakat mendapat informasi yang utuh.
“Harus semua sisi, jangan setengah-setengah,”ujarnya.
Ketua PWI Sumsel, Ocktapriady, mengatakan, sangat mengapresiasi adanya forum Jurnalis Kartini di Sumsel
“langkah maju,bagi jurnalis perempuan di Sumsel, PWI Sumsel mendukung kegiatan ini, dia berharap jurnalis perempuan bisa lebih berkembang, profesional dan terdepan,”pungkasnya. (Advetorial)







