Gelar Reses, Sopian Hadi: Kami Merasa Dirugikan

12.206 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, dari Fraksi Gerindra, Sopian Hadi. menggelar Reses Ke-1 Masa Persidangan II Tahun 2023. Daerah Pemilihan I Kecamatan Rantau Bayur, Kecamatan Banyuasin III, Kecamatan Sembawa.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa, Sidang Emas, hadir dalam kegiatan Kepala Desa Galang tinggi, Mulyadi. Kepala Desa Petaling, Suhardi. Kepala Desa Terentang, Rodi zaini, Kepala Desa Sidang Emas, Iswadi Rusli. Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan warga sekitar.

Advertisement

Kegiatan berjalan aman dan kondusif ditutup dengan Poto bersama, dilanjutkan dengan makan bersama.

“Hari ini kita reses di Sidang mas, Reses Ke-1 Masa Persidangan II, kita serap aspirasi dan usulan masyarakat”Kata Sopian Hadi, Senin. 27/2/23. Kemarin

Dijelaskan, Sopian Hadi, ada beberapa usulan masyarakat agar dapat diwujudkan prioritas infrastruktur jalan dan Banyuasin Religius.

“Usulan masyarakat diantaranya pembangunan jalan baru, masjid, kemudian minta disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Terkait kerusakan jalan seperti Jalan Rimba alai menuju ke Desa Sidang Emas yang tidak mendapatkan perhatian dan kepedulian,”Ucapnya.

Dirinya menegaskan, akibat dari PMK yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat, banyak Aspirasi mereka terganggu.

“Kami merasa dirugikan, kita berharap apa yang kita sampaikan tetap berjalan, sebab PMK ini hanya di Banyuasin yang menyentuh Dana Aspirasi Dewan, sedangkan Kabupaten/Kota lain yang menerapkan tidak menyentuh Dana Aspirasi Dewan, dan ironisnya lagi dana aspirasi dewan ini tidak merata, ada Dewan yang dananya utuh, ada yang habis, ada yang hanya sebagian,”Imbuhnya.

Ditegaskan Sopian, kalau Pemkab Banyuasin membutuhkan bantuan dari anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, pihaknya siap membantu untuk membangun sekolah-sekolah yang diduga kekurangan dana tersebut dengan ketentuan yang disepakati.

“Kami siap patungan dana kalau Dinas Pendidikan tidak bisa membangun pagar, toilet dan lainnya, satu dewan 100 juta, jangan justru menghabiskan Dana Aspirasi seperti ini,”tegasnya.

Masih dikatakannya, pada dasarnya pembangunan taman, dan jalan yang berada di Depan Rumah Dinas Bupati Banyuasin tersebut bukan pembangunan yang darurat.

“Kalau ada sekolah yang ambruk, tunda dulu pembangunan taman, pembuatan jalan di depan Rumah Dinas Bupati Banyuasin tersebut, akibatnya Dana Aspirasi Dewan menjadi korban, dampaknya masyarakat ikut menjadi korban, ada aspirasi kita masjid bakal hilang, bila hal tersebut terjadi artinya Program Banyuasin Religius yang digaung-gaungkan bisa gagal, kota berniat baik, berniat untuk akhirat malah tidak melaksanakan hal tersebut, sebab Pesan Nabi Muhammad SAW, belanjakan rejeki mu ke Jalan Allah SWT, salah satu caranya membangun rumah ibadah seperti ini, “tukasnya.

Sementara itu, Iswadi Rusli. Kepala Desa Sidang Emas, mengatakan terima kasih atas reses yang dilaksanakan oleh Sopian Hadi di Desanya, dirinya berharap apa yang menjadi usulan menjadi kenyataan.

“Kami berharap perbaikan jalan Rimba alai menuju ke Desa Sidang Emas, Pembangunan jalan usaha tani, perbaikan Masjid, dan TK, dengan reses beliau semoga terwujud,”Ujarnya.

Dirinya mengapresiasi semangat Sopian Hadi dalam mendukung Program Banyuasin Religius dengan memberikan bantuan Masjid, namun pihaknya sedikit kecewa setelah mendengar apa yang mereka usulkan diduga akan dihilangkan.

“Kami mendukung sepenuhnya PMK 212 yang dikeluarkan Pusat, tapi kami berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin jangan ganggu Aspirasi Dewan yang sudah di sahkan lewat Paripurna, untuk memenuhi kekurangan anggaran di dinas pendidikan saran kami alangkah baiknya Program-program Pemerintah di Dinas-dinas lain yang bisa di di tunda pelaksanaannya bisa di relokasikan ke Dinas Pendidikan.,”tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?