BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Jalan Penghubung antara Desa Lebung Kecamatan Rantau bayur dengan Talang kebang Lingkungan IX Kelurahan Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III, Rusak parah. Akibatnya akses akses jalan nyaris putus. Sejumlah kendaraan terpantau tidak bisa bergerak. Ada juga yang hingga terguling di Jalan tersebut, Seperti dialami sebuah mobil tangki pembawa air minum isi ulang.
Selain membuat kendaraan terguling, sejumlah masyarakat Desa Lebung yang beraktivitas sebagai petani dan berjualan hasil sungai ke Pasar Pangkalan balai terpaksa turun dari sepeda motor agar tidak terjatuh.
Dari informasi yang didapat kerusakan Jalan tersebut diduga akibat aktivitas angkutan mobil pasir ilegal yang ada di Desa Lebung tersebut, warga berharap Pemerintah dan DPRD Kabupaten Banyuasin dengan segera melakukan perbaikan dan menyetop penambangan pasir ilegal tersebut.
“Kerusakan jalan ini sudah lama, namun parahnya baru enam bulan ini, disebabkan oleh mobil pasir yang berlalulalang setiap hari”Ucap Ali warga Desa Lebung, Kecamatan Rantau bayur saat dibincangi. BUANAINSUMSEL.COM, Selasa. 27/12/16.
Ditambahkannya, dalam satu hari rombongan mobil tersebut bisa lewat hingga tujuh mobil.
“Kalau sehari bisa lewat tujuh mobil dengan tonase 6 ton satu mobil, mereka lewat 3 kali dalam satu hari, jadi wajar saja kalau kerusakan jalan kami ini semakin parah, dan kami sebagai pedagang saat ini kesulitan dalam menjual hasil tangkapan ikan dan pertanian kami”ujarnya.
Dirinya berharap, baik Pemerintah Kabupaten Banyuasin maupun DPRD Kabupaten Banyuasin untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut.
“Kami berharap, Pemerintah Kabupaten Banyuasin segera turun dan melihat kondisi kami, serta melakukan perbaikan jalan kami ini, sebab jalan kami ini merupakan jalan poros bagi masyarakat, selain di sekitar Jalan Desa Lebung Kerusakan Jalan juga terdapat di Talang kebang Lingkungan IX Kelurahan Pangkalan balai.”imbuhnya.
Senada dikatakan, Darmanto (40) Warga Kelurahan Pangkalan balai, dirinya mengaku kesulitan saat melintasi jalan tersebut.
“Kondisi mobil saya rendah, saat melintasi jalan ini sering nyangkut, miris sekali menurut saya jalan yang sangat dekat dengan pusat perkantoran kondisinya rusak parah, ya saya berharap, mudah-mudahan Pemerintah segera merespon dan cepat melakukan tindakan agar masyarakat tidak kesulitan beraktivitas.” tukasnya.










