Jembatan Roboh, Warga Bangun Jembatan Darurat

13.529 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com-Jembatan beton dengan tiang penyangga besi, penghubung Desa Sukaraja dan Sukamulia Kecamatan Tungkal ilir Kabupaten Banyuasin Sumsel  dengan kepanjangan 65 meter lebar 3 meter. Rabu malam (14/09/16) ambruk.

Tidak ada korban dalam pristiwa ini. Namun satu truk pengankut kelapa sawit masuk sungai. aktivitas warga dan anak-anak sekolahpun terganggu.

Advertisement

Camat Tungkal ilir, Aripin Nasution ketika dihubungi mengaku bahwa bangunan jembatan yang berada disungai kedukan primer III tersebut memang sudah lama mengalami keretakan. Namun, patahnya baru terjadi.

“Kalau robohnya sudah lama, namun patahnya baru malam Rabu, pukul 22:00 wib. Untuk korban jiwa tidak ada, hanya ada satu buah truck warga saja yang masih tenggelam didasar sungai” Ucapnya saat dibincangi Buanaindonesia.com, Kamis. 15/09/16.

Ditambahkannya, kemungkinan robohnya jembatan yang berada disungai terbesar di Primer III tersebut karena faktor usia.”Jembatan tersebut merupakan bangunan dari masa Pemerintahan Kabupaten Muba, dibangun tahun 1999 dengan panjang 65 meter, lebar 3 meter” ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat di Dua Desa beraktivitas pihaknya bersama unsur yang terkait  melakukan rapat untuk membuat jembatan darurat.”Hari ini (Kamis-red) kita bersama-sama membuat jembatan sementara dengan cara swadaya dan gotong royong, untuk usulan kita juga sudah memberitahukan kepada Wakil Bupati Banyuasin untuk mendapatkan Bantuan berupa bahan bangunan agar jembatan permanen bisa kita bangun.” Tandasnya.

Masih kata dia, diharapkan jembatan darurat yang akan segera dibangun bisa memperlancar kembali akses transportasi warga.”Sebenarnya selain jembatan sungai kedukan ini ada lagi jembtan lain, namun jarak tempuhnya lebih jauh. Maka dari itu kita usahakan secepat mungkin jembatan darurat yang diperkirakan memakan biaya Rp. 25 juta ini segera bisa dinikmati warga”tukasnya.

jembatan-patah

Bagaimana Menurut Anda?