Kecamatan Rantau bayur Gelar Lelang Sungai, Masyarakat Diminta Jaga Ekosistem

1.938 dibaca
Pelaksanaanan lelang

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Kecamatan Rantau bayur menggelar pertemuan dengan seluruh Kepala Desa di Wilayah Rantau bayur, hadir dalam kegiatan Dinas Perikanan Banyuasin, Babinsa, Polsek Rantau bayur, Hasanul haq Camat Rantau bayur mengatakan kegiatan yang mereka lalukan sudah sesuai dengan jadwal, dan dilaksanakan secara terbuka di hadiri seluruh Kepala Desa dan Pengemin.

“Camat hanya sebagai pemfasilitasi saja, hasil dari Lelang ini 38% akan di setor ke Kas Pemda, 62% Masuk ke Kas Desa, namun kami bingung kok ke Camat gak ada Persennya berapa.” Ucap, Hasanul hak. Camat Rantau bayur, saat memberikan sambutan. Rabu. 20/11/19.

Dikatakannya, Kepala Desa silahkan sampaikan kepada masyarakat bahwa lelang terbuka, umum dan semua diberikan kesempatan yang sama, sesuai dengan Perda Perikanan.

“Saya ingatkan nelayan tidak boleh memakai putas, pukat, racun dan setrum sebab hal tersebut bisa merusak ekosistem air,” Ujarnya.

Ditambahkan, Sekcam Rantau bayur Syaiful azwar. S. Sos, M. Si. Pihaknya meningkatkan masyarakat agar memanfaatkan sungai yang ada dengan penuh kekeluargaan.

“Manfaatkanlah sungai yang dilelang dengan penuh kebersamaan, jangan sampai terjadi masalah, dan kami siap berkoodinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk menindak oknum yang bisa menyebabkan konflik karena masalah hasil sungai tersebut, sebab di Rantau bayur ini kita semua saudara,” Ucapnya.

Sementara, Pihak Dinas Perikanan Kabupaten Banyuasin, Ria Apriani diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap Kabupaten Banyuasin mengatakan, masyarakat harus memanfaatkan hasil sungai yang sudah dilelang sesuai dengan Perda.

“Gunakanlah alat-alat tangkap yang sesuai baik di atur oleh Perda maupun UU RI masalah penangkapan ikan, jangan sampai tahun ini di tangkap tahun depan benihnya tidak ada lagi karena di tangkap dengan alat yang dilarang oleh Pemerintah, yang rugi kalian sendiri,” Tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?