Kemplang Ikan ini Khas Tanjung Raja

12.672 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Usaha yang digeluti Husen, sebagai penjual kemplang yang dijajakannya di pinggir jalan Desa Sungai Rebo Kecamatan Banyuasin I cukup menutupi kebutuhan ekonomi keluarganya. Dan ternyata, kemplang yang dia panggang dan dijual itu merupakan hasil buatan sang ibu mertua yang asli Tanjung Raja Kabupaten OKI.

Meski berjualan hanya dibawah atap dengan ukuran yang cukup kecil, namun penikmat kemplangnya bukan hanya dari Desa Sungai Rebo saja, melainkan sudah terkenal hingga ke Jambi dan Lampung. Pelanggannya ini secata rutin datang untuk membeli kemplang dalam jumlah yang banyak.

Husen, warga Talang Andong ini mengungkapkan jika profesi sebagai pemanggang dan sekaligus penjual kemplang ini sudah dilakoninya sejak dua tahun terakhir ini. Hasilnya pun lumayan, bahkan secara rutin kemplangnya dipesan oleh pelanggannya, untuk kembali dijual di Lampung dan Jambi.

Advertisement

“Ini saja saya harus menyelesaikan memanggang dalam jumlah banyak. Sebab sudah dipesan 20 kantong (satu kantong berisi 50 kemplang). Memang kalau lagi banyak pesanan saya tidak lagi menjual secara eceran. Paling hanya melayani dalam jumlah kecil saja,” akunya, seraya membolak balik kemplang yang dia panggang diatas bara api.

Setiap hari, dirinya harus segera mempersiapkan kemplang yang telah siap dimakan yang dikemas dalam kantong-kantong. Dengan menggunakan batok kelapa, dirinya membuat bara api sebagai sarana memanggang kemplang yang masih dalam bentuk mentahnya. Satu buah kemplang mentah atau yang belum dipanggang, dirinya jual Rp 350/buah. Sementara kemplang yang sudah dipanggang Rp 500/buah.

“Yang membuat ibu mertua, saya hanya memanggangnya saja. Karena dalam dua hari ini hujan maka kemplangnya belum begitu kering. Makanya sebelum dipanggang diataa bara api, dipanaskan terlebih dahulu di atas bara biar hasil panggangannya mekar dan tidak batet,” ucapnya.(muh)

Bagaimana Menurut Anda?