BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG – Konferprov pemilihan ketua PWI, 26–Januari – 2019 sudah tinggal menghitung hari. Para calon ketua sudah pada mengenalkan diri, berikut program visi dan misi. Tujuan akhirnya, untuk mensejahterakan anggota PWI. Salah satunya adalah Jon Heri yang dijuluki Don Jon.
Kurnaidi Ketua Tim Pemenangan Jon Heri, pada Buanaindonesia Rabu 9 Januari 2019. Mengatakan, Jon Heri tidak banyak menjanjikan progrom yang muluk – muluk. namun yang pasti, Jon punya cara jitu menciptakan kesejahteraan anggota. “Buat Apa janji – janji muluk dengan seabrek program – program yang belum tentu dapat tercapai, yang terpenting berpikir mengali sumber dana untuk menghidupkan roda organisasi, dengan dana semua kegiatan akan terlaksana,” tutur Kur.
Dijelaskan Kur, untuk mencari dana, Jon dan Timnya yang didukung oleh tiga belas ketua dan pengurus PWI se – Sumatera Selatan, secara bersama akan bersinergi serta saling mendukung, “Sebenarnya tidaklah sulit bagi PWI mendapatkan dana, dari pengalaman saya dua periode dan dua tahun Plt ketua PWI kabupaten Muba. Alhamdulilah anggota PWI Muba terhindar dari hidup dibawah garis kemiskinan. bahkan, rata – rata mereka memiliki kendaraan pribadi. Ini berkat PWI Muba memfasilitasi kerjasama yang baik antara wartawan dan berbagai pihak sehingga mencari dana bukanlah hal yang sulit. Pengalaman inilah yang nantinya akan disinergiskan bersama ketua dan pengurus jika Jon terpilih”. Ucap Kur.
Dikatakan Kur, sangat disayangkan, kalau di provinsi kaya raya ini, masih ada wartawan yang hidup dibawah garis kemiskinan, “Mungkin, selama ini PWI Sumsel kurang maksimal mencari dana sehingga kegiatan –kegiatan yang mendongkrak kesehjahteraan wartawan tidak terlaksana. padahal, sumber–sumber dana di Sumsel ini cukup banyak”. Ucap Kur.
Menurut Kurnaidi Jon Sosok yang tepat memimpin PWI kedepan karena memiliki potensi kepemimpinan dan kepedulian terhadap wartawan, kipranya sebagai wakil ketua bidang organisasi telah membuktikan itu. Dia pengurus PWI Sumsel yang paling peduli dengan persoalan wartawan di daerah, bila ada persoalan dia lah pengurus provinsi yang cepat tanggap, “jika ada yang menganggap Jon selama ini tidak berbuat banyak bagi organisasi itu keliru, jabatan sebagai wakil ketua bidang tentu tak dapat mengambil keputusan meskipun segudang ide dia miliki, saat inilah kita berikan kesempatan Jon Heri mengimplentasikan segala potensi dengan memilihnya pada Konferprov pemilihan ketua PWI, 26 – Januari – 2019 di asrama haji nanti”. Harapnya
Sebagai ketua tim Jon Heri, Kurnaidi bertekad membangun PWI Sumsel bila Jon terpilih, langkah awal yang dilaksanakan setelah pelantikan mengelar HPN ( Hari Pers Nasional ) dengan mengundang seluruh ketua PWI Se- Sumatera dan tidak tertutup kemungkinan mengundang presiden Ir Jokowi Dodo. HPN akan diagendakan setiap tahun melibatkan PWI kabupaten/kota dengan mengadakan berbagai kegiatan yang dapat mendongkrak kesejahteraan wartawan, “Kegiatan ini akan diagendakan setiap tahun dengan merekrut seluruh anggota PWI dan memberdayakan mereka, untuk menghidupkan sekretariat akan menerbitkan surat kabar PWI Sumsel usaha bagi pekerja kantor PWI. sehingga, tidak mengharapkan gaji saja’. Tandas Kurnaidi ketua PWI Muba yang telah terbukti mampu mensejahterakan anggota dan membawa harum nama PWI muba sampai tingkat nasional.
Dengan dikawal ketua dan pengurus kabupaten kota, termasuk pengalaman- pengalamanya. Kurnaidi yakin, Jon heri mampu menjalankan roda organisasi.
Sebelumnya, Ketua Panitia Konferprov PWI Sumsel, Anwar Sy Rasuan. Mengatakan Konferprov PWI Sumsel sendiri akan digelar pada tanggal 26 Januari 2019. Kepastian ini setelah Tim Panitia Konferprov PWI Sumsel audensi dengan Gubernur Sumsel, H Herman Deru beberapa waktu lalu. “Insya Allah Konferprov PWI Sumsel digelar tanggal 26 Januari 2019. Berubah dari rencana awal yang ditetapkan per 5 januari 2019 (Baca : Konferprov PWI Sumsel di Ambang Pintu, ini Janji Para Kandidat).
Dikatakannya, Saat ini, Ketua PWI Sumsel H Oktaf Riady SH, akan habis masa jabatannya. ‘Oktaf telah menjabat dua periode dan tidak bisa mencalonkan lagi. Dia sekarang masuk dalam kepengurusan PWI Pusat sebagai Wakil Ketua Pembelaan Wartawan”. Katanya.
Ke empat kandidat yang muncul, sambung Anwar, merupakan wartawan senior dan sudah secara terang-terangan menyatakan ingin maju dalam ajang pemilihan tersebut. Mereka juga terlihat aktif melakukan lobi serta sosialisasi program andalan mereka kepada para wartawan, untuk mengumpulkan suara.
Di luar empat nama ini, diam-diam ada juga yang ingin maju sebagai kandidat calon Ketua PWI Sumsel. Namun gebrakannya masih terselubung.
Berikut ini nama keempat calon kandidat kuat, disertai visi dan misi, untuk memajukan PWI Sumsel. Hasil penelusuran dari beberapa media, Selain dari calon Ketua PWI Jon Heri.
H Firdaus Komar
Firdaus ingin mewujudkan keorganisasian yang modern bermartabat dan terbuka berbasis digital,mewujudkan anggota PWI berkualitas Profesional, Beretika, dan Berwawasan, mewujudkan PWI Sumsel yang mampu bersinergi ke dalam dan ke luar dan memiliki bargaining dengan stakeholder untuk kepentingan anggota dan organisasi, mewujudkan kebersamaan dan solidaritas sesama keluarga anggota PWI dan meningkatkan program pendidikan formal dan non formal bagi seluruh anggota PWI Sumsel.
Selain itu di bidang pembelaan wartawan, Firdaus berjanji akan maksimalkan peran LBH PWI Sumsel. Mengedukasi para wartawan terkait dampak hukum akibat pemberitaan dari UU tentang Pers dan UU ITE. Bekerja sama dengan lembaga penegak hukum untuk bersinergi terkait dengan pembelaan wartawan.
Sedangkan di bidang pendidikan, program Firdaus akan mengadakan pendidikan dan pelatihan secara rutin materi uji kompetisi wartawan dan bekerja sama dengan stakeholder menyelenggarakan UKW gratis bagi anggota PWI Sumsel. Mengadakan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk anggota PWI dan anak wartawan PWI mendapat beasiswa khusus (Salah satunya dengan STISIPOL Candradimuka selama ini diskon 20 persen ditingkatkan menjadi 50 persen).
Bidang kesejahteraan, Firdaus akan mengaktifkan koperasi wartawan PWI Sumsel dan mengaktifkan organisasi IKWI dengan menggelar arisan keluarga dan pengurus PWI Sumsel secara rutin. Seksi SIWO, bila terpilih, dia akan melakukan kerja sama dengan KONI dan induk olahraga mengadakan edukasi dan penataran bidang olahraga khusus wartawan olahraga.
Hadi Prayogo 
Pria ini memiliki jam terbang tinggi sebagai wartawan. Hadi sudah menjadi wartawan selama 25 tahun sehingga dia sangat paham dengan permasalahan wartawan yang dihadapi saat ini. Karena itu Hadi mengusung program dengan tagline Refresh atau penyegaran.
Visinya adalah mewujudkan PWI Sumsel sebagai rumah besar bagi seluruh anggotanya untuk meningkatkan pembelaan, kualitas, pendidikan, kesejahteraan sosial dan keguyuban. Seiring tagline PWI Pusat yang mengusung tagline PWI Zaman Now nantinya tim Refresh akan membangun digitalize (serba digital) lingkungan kantor PWI Sumsel termasuk free hotspot di kantor PWI Sumsel.
Di bidang pembelaan, wartawan akan dididik liputan dan teknik tulisan sesuai etik jurnalistik sehingga mengurangi masalah dengan narasumber. “Selain itu, menyiapkan tim bantuan hukum jika wartawan bermasalah/bersengketa dengan narasumber. Bahkan, calon ketua PWI ini juga akan menyiapkan lumbung dana taktis khusus untuk pembelaan wartawan.
Di bidang kualitas, tim Refresh akan menggelar UKW Gratis bekerjasama dengan sponsor. Selain itu ia akan membantu perusahaan pers untuk mendapatkan verifikasi dewan pers.
Di bidang kesejahteraan sosial, pria yang juga Pemimpin Redaksi Harian Sriwijaya Pos ini akan mengupayakan dana abadi guna membikin unit usaha koperasi sehingga roda organisasi bisa digerakkan dengan keuntungan koperasi.
Santunan bagi wartawan atau keluarga inti wartawan anggota PWI Sumsel yang terkena musibah.Bekerjasama dengan pemerintah dana real estate juga akan berupaya membangun rumah murah bagi wartawan anggota PWI.
Di bidang keguyuban, Refresh juga akan menghidupkan IKWI sehingga silaturahmi antar anggota menjadi erat lagi. “Di bidang pendidikan setiap bulan akan menyelenggarakan workshop digital, beasiswa wartawan, diskon khusus masuk perguruan tinggi dan mendirikan Sekolah Tinggi Jurnalistik Asean,” ujar Hadi Prayogo yang masih tujuh tahun lagi pension dari medianya, Sriwijaya Post dan Tribunsumsel.
Aan Sartana 
Karirnya sebagai wartawan dimulai di SKH Sumatera Ekspres Grup Jawa Pos. Kemudian dipercaya manajemen untuk membesarkan PalTV (Palembang TV) –tivi swasta lokal pertama di Sumsel–bersama timnya.
Ternyata PalTv maju pesat , dan membukukan keuntungan untuk Jawa Pos. Apa yang akan dilakukan Aan bila dia terpilih sebagai Ketua PWI Sumsel? Ternyata Aan memperhatikan bahwa profesi wartawan merupakan profesi yang penuh risiko. Maka itu salah satu program unggulan Aan Sartana yaitu Asuransi bagi wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Sumatera Selatan.
Lebih lanjut Aan menjelaskan asuransi wartawan ini memiliki syarat yakni wartawan tersebut harus anggota PWI biasa dan atau sudah bersertifikat kompeten baik tingkat muda, madya atau utama. “Artinya wartawan tersebut sudah dinyatakan kompeten alias telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW),”ujar Aan.
Dia juga memuji kinerja Oktaf Riady beserta pengurus PWI Sumsel yang sangat aktif menggelar UKW sehingga PWI Sumsel mendapat penghargaan masuk 10 besar penyelenggara UKW terbanyak se Indonesia.
“Ke depan UKW akan tetap dilanjutkan dan tidak menutup kemungkinan akan digelar serentak se Sumsel memecahkan rekor MURI. Target kita semua wartawan anggota PWI sudah semua UKW. Jadi ke depan zero UKW. Kita upayakan gratis,” tegas pria yang menjabat sebagai Pemimpin Perusahaan pada Portal LKBN antaranewssumsel.com, itu kepada KabarRakyat.Website.
Aan mengaku mempunyai tiga program unggulan yakni Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi dan Keuangan. “Itu saja yang pingin saya benahi. Sebanyak apapun program, kuncinya harus bersinergi, koordinasi dan komunikasi,”tegasnya. Aan juga ingin mengajak kerjasama Bank SumselBabel sehingga kartu anggota bisa juga digunakan sebagai ATM. Mantan Redaktur DOR di Sumeks ini juga akan menghidupkan IKWI sehingga ikatan keluarga wartawan semakin akrab dan hangat.
“Bahkan, para anggota PWI Sumsel akan dilindungi dengan asuransi jiwa. Sehingga mereka akanmemiliki rasa aman dan terjamin saat melaksanakan tugas jurnalistiknya,” tambahnya.








