BUANAINDONESIA.CO.ID, LUBUK LINGGAU – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang banyak dialami pengguna jalan usia muda. Terutama para pelajar yang sudah mengendarai sepeda motor di Kota Lubuklinggau, membuat Kasat Lantas mengadakan pertemuan dengan para guru mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di Kota Lubuklinggau, Sabtu (10/6/2017) pukul 10.00 WIB. Dengan tema Desiminasi Pendidikan Berlalu-lintas Diintregasikan Kedalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), yang dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau Drs Burlian M.Pd dan Kabag Sunda Polres Lubuklinggau Kompol Tony Siagian SH.Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujanga melalui Kasat Lantas AKP Sukiman mengungkapkan, untuk menekan rendahnya tingkat kecelakaan berlalu-lintas bagi para remaja salah satunya memberikan pendidikan tentang keselamatan berlalu lintas bagi pelajar.
“Hari ini sekitar 50an guru SD, SMP, SMA dan SMK dihadirkan ke Mapolres Lubuklinggau. Di sini mereka diberikan pengetahuan tentang tertib berlalu lintas, bagaimana mengantisipasi kecelakaan yang kerap menimpah para pelajar, terutama pelajar yang tidak taat dalam berlalu lintas seperti menggunakan helm. Serta belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).
Penyampaian materi terkait keselamatan dan tertib dalam berlalu-lintas dijelaskan secara langsung oleh Kanit Dikyasa AIPTU Untung Suryono, yang menerangkan pemahaman keselamatan berlalu lintas, yang akan menjadi subjudul pada mata pelajaran wajib Pendidikan Kewarganergaan (PKN). Karenanya mengajarkan lebih dulu para guru agar memahami dasar keselamatan berlalu lintas. Dan diharapkan, para guru nantinya dapat meneruskan pemahaman berlalu lintas kepada anak didiknya tepat pada sasaran.
“Ya tujuan akhirnya adalah menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi menimpah para remaja terutama pelajar baik luka ringan, berat maupun menyebabkan meninggal dunia,” Tukasnya










