BUANAINDONESIA.CO.ID,MUBA – Delapan objek lebak lebung yang berada di desa Petaling kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dilakukan lelang secara terbuka, masing masing sungai Dalam, sungai Tabuan, sungai Tangai, sungai Tebakang, sungai Buntal, sungai Medang, sungai Baung, dan sungai Lais.
Harga objek lelang bervariasi, ada yang naik dan ada pula yang turun drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Meski diawal acara lelang sempat terjadinya insiden perkelahian diantara pengemin mengakibatkan lelang dihentikan sementara, namun usai dilakukan perdamaian diantara keduanya, lelang dilanjutkan dan tetap berjalan dengan lancar hingga usai acara pelaksanaan lelang.
Dalam sambutannya, kepala dinas PMD kabupaten Musi Banyuasin H Richard Chahyadi AP MSi mengatakan, lelang ini dilaksanakan sesuai dengan Perda Muba nomor 18 tahun 2005 tentang Lelang Lebak Lebung kabupaten Muba pasal 3 mengatur tentang kepanitiaan lelang.
Dan berdasarlan pasal 9 perda nomor 18 tahun 2005 bahwa hasil lelang lebak lebung 100% disetor ke kas pemkab Muba dengan rincian pembagian dikembalikan ke desa/kelurahan sebesar 70% sedangkan 20% masuk ke kas pemerintah daerah yang merupakan sumbangan desa untuk pendapatan asli daerah, serta 10% untuk penanggung jawab dan pengawas lelang.
Selain itu, dirinya mengharapkan agar pengemin agar menjaga kebersihan perairan lebak lebung dan sungai serta menjamin kelancaran lalu lintas perairan atas sungai yang dilelang serta menerima bimbingan dan penyuluhan teknis dari pemkab Muba dan melaporkan hasil dan kegiatan dari pengolahan sungai secara berkala kepada dinas perikanan kabupaten Muba..
Sementara menurut kepala desa Petaling drs Edy Safari mengatakan, lelang lebak lebung merupakan suatu cara mendapat hak izin usaha untuk penangkapan ikan dalam waktu satu tahun. Lelang lebak lebung juga salah satu cara mendapatkan PAD kabupaten Musi Banyuasin dan pendapatan desa yang bersangkutan.
Menurutnya, hasil lelang mengalami penurunan, pada tahun 2017-2018 jumlah pendapatan dari lelang sebesar 486.000.000 rupiah dan tahun 2018-2019 hanya 367.100.000 rupiah dari 8 objek lelang yang terjual.








