Pengecoran Jalan Talang Kelapa Berlanjut Nanti Malam, Polisi Imbau Pengendara Tertib​

595 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Potensi kemacetan panjang diprediksi masih akan terus membayangi para pengguna jalan yang melintas di kawasan Talang Kelapa, Banyuasin. Hal ini seiring dengan masih akan berlanjutnya pengerjaan proyek pengecoran jalan nasional yang rencananya kembali dikerjakan pada malam hari ini.​

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pengerjaan cor jalan sisi kiri dari arah Pangkalan Balai menuju Palembang kini menyisakan kurang lebih 200 meter lagi dari total target sepanjang 600 meter.

Advertisement

Setelah perbaikan di sisi kiri tersebut tuntas diselesaikan, proses pengerjaan akan langsung dilanjutkan ke bagian sebelah kanan jalan.​Kondisi penyempitan jalur akibat pengerjaan proyek secara bertahap ini berpotensi memicu penumpukan kendaraan yang cukup signifikan, terutama pada jam-jam sibuk.​Menanggapi situasi tersebut, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Sayyid Malik Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa jajarannya siap menerjunkan personel untuk mengawal ketat kelancaran arus lalu lintas selama proses pengecoran berlangsung.​

“Mengingat nanti malam akan ada pengerjaan pengecoran lanjutan, kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan. Personel Satlantas disiagakan di lapangan untuk melakukan pengaturan dan mengurai kepadatan,” ujar AKP Sayyid Malik Ibrahim.​

Pihak kepolisian juga memberikan penekanan khusus kepada para pengemudi kendaraan berukuran besar agar tetap disiplin berada pada lajurnya dan tidak nekat melakukan pelanggaran lalu lintas.​

“Picu utama kemacetan total biasanya terjadi saat pengemudi saling serobot atau mendahului dari lajur berlawanan di titik penyempitan. Kami ingatkan dengan tegas agar seluruh pengendara, terutama armada truk dan kendaraan berat, tetap tertib mengantre di jalurnya masing-masing,” tegas Kasat Lantas.​

Masyarakat yang hendak melintas diimbau untuk mengantisipasi potensi keterlambatan, memperhitungkan waktu perjalanan, atau memanfaatkan jalur alternatif jika memungkinkan demi menghindari titik penumpukan di kawasan Talang Kelapa.​

Bagaimana Menurut Anda?