BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA- Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj Patimah Toha, membuka Pelatihan Eco Fashion 2026 bertema “Kreatif, Inovatif Berkarya untuk Lingkungan” di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (9/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah TP PKK Muba untuk mendorong kader tidak hanya kreatif dalam berkarya, tetapi juga mampu melihat potensi bahan alami di sekitar sebagai peluang ekonomi.
Melalui pelatihan tersebut, para kader dibekali keterampilan mengolah dedaunan dan bahan alami menjadi produk fesyen ramah lingkungan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai jual.
Patimah Toha Dorong Kader Jadi Lebih Berdaya
Didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Muba Liliani Rohman dan Ketua DWP Muba Hj Siti Fatimah Syafaruddin, Patimah Toha mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai dapat mengasah kreativitas perempuan sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif.
Patimah meminta para kader mengikuti pelatihan dengan serius agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dan memberi manfaat bagi keluarga.
“Ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujar Patimah.
Menurutnya, kreativitas yang dikembangkan melalui kegiatan seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai karya, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang memiliki peluang pasar.
Eco Fashion Jadi Peluang Usaha Kreatif
Ketua Pelaksana kegiatan, Anies Endang, menjelaskan bahwa Pelatihan Eco Fashion merupakan bagian dari Program Kerja TP PKK Kabupaten Muba Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang eco fashion, mengembangkan kreativitas dalam mengolah bahan ramah lingkungan, serta mendorong pengurangan limbah melalui karya yang produktif dan bernilai ekonomi,” jelasnya.
Konsep eco fashion menjadi menarik karena menggabungkan kreativitas dengan kepedulian terhadap lingkungan. Bahan yang selama ini dipandang sederhana dapat diolah menjadi karya fesyen yang memiliki nilai estetika dan potensi ekonomi.
Dorong Kader PKK Punya Sumber Pendapatan
Lebih jauh, Anies mengatakan kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen TP PKK Muba dalam mendorong lahirnya usaha-usaha produktif bagi kader PKK dan Dasawisma di desa maupun kelurahan.
Dengan keterampilan yang diperoleh, para kader diharapkan mampu mengembangkan kreativitas secara mandiri hingga menjadi aktivitas ekonomi yang dapat membantu menambah pendapatan keluarga.
Pelatihan Eco Fashion 2026 diikuti kader TP PKK dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Musi Banyuasin bersama jajaran TP PKK Kabupaten Muba.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Muba berharap kreativitas kader terus berkembang dan semakin banyak karya ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi serta peluang pasar.







