Dua Lokasi Karhutbunla di Serasan Jaya Muba Berhasil Dipadamkan, Warga Diimbau Waspada

170 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA- Kebakaran hutan, kebun, dan lahan (Karhutbunla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu (8/8/2026).

Sedikitnya tiga hektare lahan semak belukar terbakar di dua lokasi berbeda di Kelurahan Serasan Jaya. Kedua titik kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga dan fasilitas umum, sehingga tim gabungan bergerak cepat untuk mencegah api meluas.

Advertisement

Api Muncul di Dekat Gardu Induk PLN

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba, kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 16.45 WIB di belakang Gardu Induk PLN, Jalan Raya Muara Teladan, Kelurahan Serasan Jaya.

Lokasi yang berdekatan dengan permukiman warga dan instalasi kelistrikan membuat penanganan dilakukan secara cepat dan terukur.

Kepala BPBD Muba Marko Susanto, SSTP, MSi, mengatakan tim langsung dikerahkan setelah menerima laporan dari masyarakat.

Personel BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Polsek Sekayu, perangkat kecamatan, serta masyarakat berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Prioritas kami adalah mencegah api merambat ke permukiman warga dan objek vital yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar Marko.

Titik Kebakaran Kedua Muncul Saat Pemadaman Berlangsung

Saat penanganan di lokasi pertama hampir selesai, tim gabungan kembali menerima laporan kebakaran lahan di titik berbeda.

Kebakaran kedua terjadi di pinggir Jalan Kolonel H. Nazom Nurhawi, dekat Masjid 1000 Dinar, yang masih berada di Kelurahan Serasan Jaya.

Tim gabungan langsung bergerak ke lokasi tersebut dengan armada yang telah disiagakan.

“Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi kedua dan melakukan pemadaman menggunakan armada yang telah disiagakan. BPBD Muba mengerahkan satu unit mobil Dalkarhutla, satu unit mobil suplai air, serta didukung satu unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran,” ungkap Marko.

Tiga Hektare Lahan Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Dari pendataan sementara, luas lahan yang terbakar di lokasi pertama mencapai sekitar dua hektare, sementara lokasi kedua sekitar satu hektare.

Area yang terbakar didominasi vegetasi semak belukar dengan jenis tanah mineral. Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Upaya pemadaman dan pendinginan di kedua lokasi akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 18.40 WIB. Kondisi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.

Bupati Muba Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan

Bupati Muba HM Toha Tohet, SH, mengapresiasi gerak cepat tim gabungan yang berhasil mengendalikan kebakaran sebelum api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.

“Terima kasih kepada seluruh personel BPBD, Damkar, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan masyarakat yang bergerak cepat di lapangan. Kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus terus ditingkatkan, terutama saat cuaca panas dan minim curah hujan,” tegas Toha Tohet.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat sangat penting karena kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas, terutama ketika kondisi cuaca panas dan curah hujan rendah.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.

Bagaimana Menurut Anda?