Sambut HUT ke-70, Pemkab Muba Matangkan Pesta Rakyat dan Paripurna Istimewa

408 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai mematangkan berbagai persiapan menyambut Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2026.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari rapat paripurna istimewa hingga Pesta Rakyat dan Festival UMKM yang akan berlangsung selama satu bulan penuh.

Advertisement

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Rapat Serasan Sekate, Perkantoran Setda Muba, Senin (7/9/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Muba, H Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., CMA, serta dihadiri jajaran dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Sekretariat DPRD, BUMD, PLN, hingga pihak penyelenggara acara atau event organizer (EO).

HUT ke-70 Muba Usung Semangat Kebangkitan

Peringatan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba tahun ini mengusung tema “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua.”

Peringatan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 4 Tahun 1997 yang menetapkan 28 September 1956 sebagai hari lahir Kabupaten Musi Banyuasin.

Memasuki usia ke-70, Pemkab Muba menyiapkan sejumlah kegiatan yang diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi warga.

Salah satunya melalui Pesta Rakyat dan Festival UMKM yang akan melibatkan pelaku usaha lokal.

Pelaksanaan pesta rakyat tersebut dirancang melalui sinergi dengan pihak ketiga, yakni CV Barata Jaya, sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung meriah tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Paripurna Istimewa Disiapkan Lebih Khidmat

Sementara itu, Sekretariat DPRD Kabupaten Muba memastikan kesiapan untuk mengawal acara puncak berupa Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba pada 28 September 2026.

Sejumlah penyesuaian dilakukan untuk menjaga kekhidmatan sekaligus efisiensi pelaksanaan acara.

Pimpinan dan anggota DPRD Muba dijadwalkan mengenakan pakaian adat khas, lengkap dengan tanjak dan rumpak Gambo Muba.

Persiapan teknis, termasuk kebutuhan visual, audio, hingga sistem proteksi kelistrikan dengan genset cadangan juga telah dirancang. Gladi bersih dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026.

Selain itu, materi video sejarah singkat Kabupaten Muba juga diusulkan untuk diperbarui agar tampil lebih modern, padat, dan menarik.

Laporan capaian pembangunan daerah juga direncanakan disajikan dalam bentuk audio-visual yang lebih dinamis. Dengan demikian, informasi mengenai perkembangan pembangunan Muba dapat tersampaikan secara efektif kepada tamu VVIP maupun masyarakat melalui siaran langsung atau live streaming.

Festival UMKM Digelar Sebulan Penuh

Menjelang puncak Hari Jadi Muba, masyarakat akan disuguhkan Festival UMKM dan Pesta Rakyat yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai pertengahan September hingga Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Stable Berkuda Sekayu.

Pihak EO menyiapkan puluhan stan UMKM yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka.

Tak hanya itu, masyarakat juga akan dihibur dengan pertunjukan musik gratis yang menghadirkan artis nasional dan daerah serta berbagai hiburan rakyat.

Untuk memastikan pengelolaan pedagang berjalan tertib dan transparan, pendaftaran UMKM akan dipusatkan melalui Dinas Koperasi dan UKM Muba dengan skema retribusi daerah yang terjangkau.

Tradisi Lokal Turut Meriahkan HUT Muba

Perayaan HUT ke-70 Muba tidak hanya mengandalkan hiburan modern. Sejumlah kegiatan yang mengangkat tradisi dan hiburan masyarakat juga turut disiapkan.

Di antaranya Lomba Balap Ketek di Teluk Lais, serta lomba Gaple, Catur, dan Song.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus ikut merasakan kemeriahan peringatan hari jadi daerah.

Panitia Diminta Perkuat Koordinasi dan Antisipasi Kebakaran

Menutup rapat koordinasi, Asisten I Setda Muba H Ardiansyah meminta seluruh panitia dan OPD terkait memastikan setiap detail persiapan tidak terlewat.

“Harapan kita bersama, seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke-70 ini berjalan sukses, lancar, dan aman. Kuncinya ada pada komunikasi serta koordinasi yang ketat di antara semua panitia dan dinas teknis. Jangan sampai ada hal-hal kecil yang terlewatkan, mulai dari kebersihan lokasi, keamanan pengunjung, hingga kenyamanan bagi para pedagang UMKM kita,” tegas Ardiansyah.

Selain aspek keamanan dan kenyamanan, panitia juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat saat ini memasuki musim kemarau.

“Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, antisipasi bahaya kebakaran di lokasi acara perlu kita tingkatkan. Kami berharap pihak EO dapat memfasilitasi penyediaan APAR di area keramaian sekaligus menyiagakan tim tanggap darurat,” tambahnya.

Dengan persiapan dan koordinasi lintas sektor yang semakin dimatangkan, HUT ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkenalkan UMKM lokal, serta menghidupkan kembali berbagai tradisi dan kebudayaan Muba.

Bagaimana Menurut Anda?