MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Malang menimpa Johan Gani (45) dan Katiran (39), keduanya warga Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul. Keduanya tewas setelah motor Honda revo BG 3144 QE yang dikendarainya bersenggolan dengan motor lainnya. Apesnya keduanya terjatuh dari motor lalu tersenggol ban belakang kontainer.
Kejadian yang sempat membuat kaget warga dan pengendara lainnya tersebut, terjadi di jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinteng), tepatnya di depan Rumah Makan Mandailing/Bukit Agung, Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul, sekitar pukul 07.00 Wib, Senin (28/12/2015).
Berdasarkan informasi yang diberhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, Ketika kedua korban berboncengan mengendarai motor, tepat dilokasi tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kendaraan roda dua lainnya, yang belum di ketahui identitas motor dan pengemudinya.
Kedua Lalu saling bersenggolan hingga kedua korban jatuh tepat ditengah jalan dan dalam hitungan detik melintas sebuah mobil Trailer (Hino) rangkaian panjang yang bertuliskan PT Taraka Jaya Samudera (014) dengan nopol B 9785 UIV, hingga korban sempat tersentuh bagian belakang ban trailer yang tidak sempat lagi untuk mengelak.
Menurut penuturan salah satu keluarga korban yang enggan disebut namanya mengatakan, bahwa diketahui korban pagi itu bersama temannya yang juga menjadi korban (alm Johan Gani,red) berangkat dari rumah sama-sama hendak mengambil uang bantuan dari sebuah bank di kota Muara Enim dengan mengendarai motor
“Almarhum Katiran baru mengambil uang bantuan sekolah untuk anaknya bersama almarhum Johan. Kami tidak tahu kejadiannya, taunya mendapat kabar kedua korban kecelakaan,”ucapnya sambil terisak menangis di dampingi keluarga lainnya.
Sementara itu, Menurut keterangan saksi sekaligus sopir mobil Trailer, Hendra Tambunan (31) menjelaskan, dirinya tengah mengemudikan mobilnya dari arah Muara Enim hendak menuju ke arah Baturaja, tiba-tiba di TKP terjadi kecelakaan motor saling bersenggolan. Seketika pengemudi motor yang berboncengan tersebut jatuh terpental tepat ke arah ban belakang mobilnya.
Editor: Juan








