Pangdam Meminta Prajurit Untuk Sigap dan Tanggap

11.268 dibaca

LUBUK LINGGAU, Buanaindonesia.com- Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjen TNI Purwadi Mukson SIP, meminta seluruh anggotanya untuk sigap dan tanggap mendengar isu gejala sosial yang berhembus di masyarakat. Wilayah Sumsel yang rentan adanya konflik, dia meminta bagaimana prajurit segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Tolikara contohnya, kenapa harus sedemikian terjadi, karena tidak tangga dan tidak peduli. Potensi seperti itu jangan dianggap sepele, nah bagaimana koordinasi untuk menjembatani agar tidak ada konflik,” ujarnya saat melakukan anjangsana di Kodim 0406 Lubuklinggau, Jumat (14/8).

Advertisement

Pria yang pernah menjabat sebagai Kasdam I Bukit Barisan ini menambahkan, dia juga mengimbau para bintara pembina desa (babinsa) untuk terus memantau gejala sosial, apabila telah mendengar isu terjadi konflik maka segera dijembatani.

Bahkan, Pangdam menyoroti kasus yang baru terjadi antara warga dengan PT DNS, hal tersebut jangan sampai terjadi kembali, karena kunci satu-satunya untuk menyelesaikan permasalahan harus mencari sampai ke akar-akarnya oleh intelijen.

“Permasalahan isu gejala sosial harus disikapi dengan benar, nah bagaimana penyelesaiannya jadi itu dicari jangan menerima laporan katanya-katanya saja, harus dipastikan benar-benar,” ungkap pria yang beristrikan seorang Kowad ini.

Selain itu, memasuki pemilukada yang akan berlangsung di Mura dan Muratara, dia menegaskan seluruh prajurit harus netral. Terlebih salah satu perwira penghubung (pabung) Kodim 0406 diketahui ikut serta dalam pemilu tersebut.

“Ini jangan sampai terjadi, ketahuan sanksi harus diterima jadi harus netral. Pelanggaran terhadap netralitas sanksi tegas,” katanya.

Kendati anggota TNI ikut serta maka oknum itu juga harus mengikuti aturan, jadi dia meyakini prajurit tau aturannya. “Mendukung sesama prajurit boleh, tapi jangan sampai melakukan pengumpulan suara dengan cara silent memaksa harus memilih, yang boleh dengan cara mendoakan saja, itu cukup,” pungkasnya.

Editor; Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?