Partai Keadilan Sejahtera

6.473 dibaca
logo partai PKS
logo partai PKS

BUANAINDONESIA.CO.ID, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK), adalah sebuah Partai politik berbasis yang ada di Islam di Indonesia.

Asal usul PKS diawali dari gerakan dakwah kampus yang menyebar di universitas-universitas Indonesia pada 1980-an. Gerakan ini dapat dikatakan dipelopori oleh Muhammad Natsir, mantan Perdana Menteri dari Masyumi yang telah dibubarkan tahun 1960. Lalu mendirikan
Dewan Dakwah Islamiyah
(DDII) tahun 1967.

Advertisement

DDII Awalnya Fokus pada mencegah kegiatan misionari, Mujahid misionari Kristen di Indonesia Yang berafiliasi dengan DDII, dipimpin Imaduddin Abdulrahim, yang aktif melakukan pelatihan keagamaan di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung.

Pada 1985, rezim Orde Baru mewajibkan seluruh organisasi massa menjadikan Pancasila sebagai asasnya.

Pada tahun 1993, Mustafa Kamal, seorang kader Jamaah Tarbiyah, memenangi pemilihan mahasiswa untuk Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, kader Jamaah pertama yang memegang kekuasaan di level universitas.

Setahun kemudian, Zulkieflimansyah, juga kader Jamaah Tarbiyah, menjadi Ketua Senat Mahasiswa di universitas yang sama.

Para anggota Jamaah Tarbiyah kemudian mendirikan Lembaga Dakwah Kampus, yang kemudian menjadi unit-unit kegiatan mahasiswa yang resmi di berbagai kampus sekuler di Indonesia, seperti di Universitas Indonesia, terutama oleh para aktivis Forum Studi Islam.

Saat itu, kata usrah yang sering dipakai untuk menyebut kelompok-kelompok kecil pengajian di LDK mulai diasosiasikan, dengan menggunakan sistem sel ala Ikhwanul Muslimin untuk merekrut kader.

Meskipun adanya berbagai faksi dan kubu di dalam tubuh LDK, semuanya sepakat membentuk Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) pada 1986.

Pertemuan tahunan ke-10 FSLDK di Malang pada 1998 dimanfaatkan untuk deklarasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Pada saat itu KAMMI muncul sebagai salah satu organisasi yang disebut-sebut paling vokal, menyuarakan tuntutan refornasi melawan Suharto dipimpin oleh Fahri Hamzah

Setelah mundurnya Soeharto pada 21 Mei 1998, para tokoh KAMMI mempertimbangkan berdirinya sebuah partai Islam. Partai tersebut kemudian diberi nama Partai Keadilan (PK)

Bagaimana Menurut Anda?

BAGIKAN
Berita sebelumyaMuaraenim
Berita berikutnyaIsra dan Mikraj