BANYUASIN, Buanaindonesia.com,- Meski pembangunannya telah rampung, namun hingga saat ini Pasar Induk Perajin yang ada di Desa Perajin Kecamatan Banyuasin I belum juga difungsikan. Hingga kini kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan bangunan pasar yang merupakan bantuan dari Kementerian itu sudah ditumbuhi ilalang dan fisiknya mulai retak.
Terkait terbengkalainya Pasar Induk Perajin, Dinas Koperindag dan UKM Banyuasin mengaku dalam pembangunannya, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pengelolaan Pasar.
Namun begitu, setelah rampung pembangunannya, sampai hari ini tidak berfungsi lantaran pedagang mengeluh lokasi pasar yang cukup jauh dari pemukiman penduduk, dan terlebih tidak adanya angkutan umum menuju pasar itu.
Sekretaris Dinas Koperindag dan UKM Banyuasin, A Haris menjelaskan jika pihaknya telah berkoordinasi terkait lokasi yang layak untuk dibangunnya pasar itu. Namun, seiring pasar itu rampung tetapi hanya dalam hitungan hari saja pedagang berjualan disana.
“Kita sudah menyurati bupati juga, untuk memberikan keputusan terkait kondisi Pasar Perajin ini. Tetapi memang kita masih menunggu, dan berharap pedagang mau pindah kesana,” ucapnya.
Pantauan, Pasar Perajin kondisinya sangat tidak tertata, sudah banyak ditumbuhi belukar. Tentu saja kondisi ini akan membuat bangunan itu rusak, bahkan sejumlah warga mengakui jika pasar itu menjadi sarang kejahatan.(muh)








