PDIP Sumsel Selenggarakan Pelatihan Kaderisasi Pratama di Pagaralam

15.326 dibaca
Acara Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada Jumat (24/03/2017), di Balai Kota Pagaralam, Pagaralam, Sumsel
Acara Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada Jumat (24/03/2017), di Balai Kota Pagaralam, Pagaralam, Sumsel

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu organisasi partai politik. Untuk itu, DPP PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan Pelatihan Kaderisasi Tingkat Pratama bagi para kader PDIP yang ada di Sumsel.

Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada Jumat (24/03/2017), di Balai Kota Pagaralam, Pagaralam, Sumsel. Serta dihadiri oleh Walikota Pagaralam, Ida Fitriati, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumsel, Giri Ramanda, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pagaralam, Yumisah, Ketua Panitia Pelaksana, Susanto, DPP PDIP, Iwan Rosadi, serta diikuti kader PDI Perjuangan Provinsi Sumsel.

Advertisement

Dalam laporannya, Susanto mengatakan, bahwa perserta pelatihan adalah kader PDIP dari 17 (tujuh belas) kabupaten/kota di Sumsel.

“Kita ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa kader-kader kita adalah kader-kader yang bisa dipercaya oleh masyarakat, siap berjuang dimana saja,” katanya.

Sementara itu, Giri Ramanda dalam sambutannya mengatakan, bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dari organisasi.

Ia melanjutkan, “PDIP mempunyai 5 (lima) “Mantap” yang kita perjuangkan dalam organisasi, yaitu ideologi, organisasi, kader yang baik, program, dan sumber daya.”

“Dari laporan yang saya terima dari wakil ketua bidang organisasi, 80 persen struktur kita sudah hampir selesai. Salah satu yang masih harus dipenuhi adalah kuota 30 persen perempuan di dalam struktur partai. Kabupaten/kota yang belum selesai agar segera diselesaikan. Kalau hal ini tidak terpenuhi, maka kabupaten/kota Anda tidak bisa ikut pemilu,” kata Giri.

Iwan Rosadi dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara, mengatakan bahwa sebelumnya partai tidak punya mekanisme kaderisasi yang terstruktur dan sistemik. Proses kaderisasi berlangsung secara insidentil dan terkadang sporadis.

“Baru sejak Kongres Bali 2015, PDIP menyusun program kaderisasi secara terstruktur dan sistematis,” kata Iwan.

“Kaderisasi pratama fokus pada pemantapan ideologi, penguasaan teknis dasar organisasi, dan penguasaan teritorial. Target kita sampai tahun 2020 adalah mempunyai kader pratama sebanyak 220.000 orang se-Indonesia,” tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?