MUSIRAWAS, Buanaindonesia.com – Aparat Polisi Sektor BKL Ulu Terawas berhasil membekuk Cail (22) warga Desa Taba Tengah Kecamatan Selangit, Rabu (2/12) sekitar 12:30 WIB. Saat ditangkap tersangka melawan petugas, akhirnya dipelor sebanyak tiga lubang.
Kapolres Musi Rawas AKBP Herwansyah Saidi melalui Kapolsek Terawas AKP Haerudin didampingi Kanit Res Bripka Asri mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan LP/b-49/XI/2015/ss/mura/sek.terawas tertanggal 18 November 2015 korban Zainal Jamil pelajar sekitar pukul 06.30 WIB di jalan umum Desa Taba Tengah Kecamatan Selangit berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor Jupiter MX nopol BG 5030 GD.
Sampai TKP dipepet oleh sepeda motor pelaku sebanyak 3 orang mencabut kunci motor korban dan merampas sepeda motor korban. Sedangkan dua orang pelaku dikenal oleh korban yakni tersangka cail dan temannya Bw (DPO) dan seorang perempuan yang belum diketahui namanya. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 5 juta.
“Tersangka ditangkap saat hendak melakukan curas di jalan lintas ditempatnya yakni diperbatasan kota lubuklinggau dan Musi Rawas. Saat ditangkap tersangka melakukan perlawanan dengan menghunus sebilah pisau hendak menikam petugas Nandio yang pada akhirnya mengalami luka di tangan sebelah kanan,” katanya.
Karena mengancam keselamatan petugas, tersangka dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki sebanyak tiga lobang. Satu lobang kaki kiri dan dua lobang kaki kanan. Tersangka dirawat di RS Sobirin untuk mendapatkan pertolongan medis dan selanjutnya akan dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan proses sidik.
“Berdasarkan penyelidikan tersangka diduga kuat telah melakukan lima kali pembegalan motor terhadap korban yang rata-rata guru dan pelajar di sekitar Kecamatan Selangit dan Terawas,” jelasnya.
Menurut salah korban, Fatmawati warga Kelurahan Taba Jemekeh dirinya salah satu korban tersangka. Akibat kejadian tersebut dirinya kehilangan sepeda motor Honda Vario Tekhno.
“Saat kejadian, saya hendak pergi mengajar di SD Negeri Prabumenang, ketika itu saya bersama anak saya yang masih kecil,”kata korban.
Lanjut dia, tersangka bersama temannya sedangkan tersangka ketika itu mengendarai sepeda motor Supra Fit. Teman tersangka membentak sambil menodongkan senjata api.
“Motor saya terjatuh, saya menyelamatkan anak dan motor dirampas pelaku. Selain kehilangan motor, surat-surat penting juga ikut raib begitu juga dengan STNK yang berada didalam bok ikut dibawanya,”ungkapnya.
Usai kejadian sambung dia, dirinya melapor ke Mapolres Musi Rawas lalu keesok harinya ke Polsek Terawas. Dirinya masih ingat dengan wajah tersangka begitu juga dengan temannya.
“Abis kejadian saya bertanya dengan warga setempat, kebetulan petani tersebut tahu dengan tersangka. Saya beli motor tersebut cash seharga Rp 15 juta,”ungkapnya.
Ditambahnya, tadi dirinya sudah dipertemukan dengan tersangka. Dan sepeda motor miliknya. sudah dijual dan ia mendapatkan Rp1,5 juta.
“Kejadian yang alami pada Sabtu lalu sekitar pukul 07.00 WIB,” pungkasnya.
Editor : Juan








