Pesta Tuak, Tukang Ojek di Ujanmas Muara Enim Ditemukan Tewas

935 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM – Warga dusun VI desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas Muara Enim dihebohkan atas penemuan mayat seorang tukang ojek, Jumat (04/10/2019) sekira pukul 05.30 wib bertempat di kebun karet didusun VI desa Ujanmas Baru kecamatan Ujanmas kabupaten Muara Enim.

Dari pantauan dilapangan diketahui mayat tersebut bernama Edi Idris alias Sedi bin Habib Anuar (36) yang sehari-harinya berprofesi sebagai Tukang Ojek.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto menerangkan penemuan mayat tersebut diketahui oleh warga pada hari Jum,at 04 Oktober 2019 sekira jam 05.30 wib, yang didapat keterangan dari saksi-saksi yang tak lain teman korban yaitu Desi Desilawati binti Sumardi (17) warga Desa Sakajaya Kecamatan Muara Enim bahwa mereka pada Kamis 03 Oktober 2019 sekira pukul 23.00 wib, bersama korban dan satu orang temannya Susanto (21) berbonceng tiga dari desa Ujanmas Baru untuk membeli minuman keras berupa tuak sebanyak 1 botol fanta besar di desa Panang Jaya kecamatan Gunung Megang, Muara Enim.

“Korban ini tewas akibat meminum minuman keras jenis tuak bersama dua orang temannya. Mereka meminum Tuak tersebut di Simpang Peternakan Sapi desa Gunung Megang Dalam dan melanjutkan minum tuak tersebut dibangsal saudara Saidina yang berada dekat kebun karet warga didusun VI desa ujanmas baru. Kemudian saksi Susanto yang tak lain teman korban pergi untuk membeli gorengan dan meninggalkan korban bersama saksi Desilawati di bangsal tempat mereka menegak Tuak tersebut yang kedua kalinya. Tidak lama kemudian saksi Susinto melihat saksi Desilawati sudah berada dipinggir jalan aspal dekat TKP,” ungkap Fery.

Masih kata Fery melihat hal itu saksi Susanto bertanya pada saksi Desi tentang keberadaan korban dan dijawabnya tidak tahu.

“Karena saksi Desi tidak mengetahui keberadaan korban akhirnya mereka memutuskan mencarinya diseputaran bangsal dan tidak ditemukan. Kemudian saksi langsung pulang dan keesokan harinya yaitu Jum,at pagi 04 Oktober 2019 sekira pukul 05.30 wib saksi kembali ke TKP untuk mencari korban dan menemukan korban sudah terlentang tidak bernyawa didepan kebun karet warga yg berjarak lebih kurang 15 meter dari bangsal tempat mereka meminum Tuak,” lanjut Fery.

Kemudian Fery menerangkan atas kejadian tersebut ,para saksi melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya dan meminta pertolongan warga setempat dan dibawa ke Puskesmas Ujanmas untuk dilakukan pemeriksaan terhadap korban, setelah itu korban dibawa kerumah duka untuk dikebumikan.

“Korban saat ini sudah dibawa ke rumah duka dan kita telah melakukan cek TKP, Introgasi saksi-saksi, dan mendokumentasi serta mengambil hasil pemeriksaan dari Puskesmas yang tidak ditemukan tanda tanda kekerasan terhadap korban dan Korban diduga meninggal dikarekan minuman keras jenis tuak tersebut. Dan pihak keluarga korban menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak mau dilakukan otopsi,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?