Pipa Pertamina Bocor, Cemari Kebun dan Rumah Warga

25.776 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Pipa aliran minyak mentah milik PT Pertamina EP Asset 1 Ramba Field Keluang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, bocor sehingga mencemari kebun dan pemukiman penduduk, (29/5/19).

Informasi yang berhasil dihimpun, sebanyak 75 batang pohon karet produktif, 119 batang pohon Sawit, 3 Unit Rumah, 2 unit Mobil, 1 Bengkel Motor serta 1 unit sumur milik warga Desa Keluang Dusun IV Rt 08 Kecamatan Tungkal iLir Kabupaten Banyuasin dan warga kelurahan sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ikut tercemar akibat pecahnya pipa minyak tersebut.

Advertisement

“Kejadian pecahnya pipa itu mengenai pemukiman dan kebun warga RT 8 dusun IV Desa Keluang,” jelas Zainudin dan Fajar.

Mereka mengatakan, akibat kebocoran pipa itu diperkirakan puluhan ton minyak mentah kondensat menyembur keluar sampai merendam ratusan batang pohon karet produktif dan sawit dan beberapa rumah serta mobil milik warga Desa Keluang Dusun IV Rt. 8 Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin.

“Tumpahan minyak mentah yang mengalir sempat menggenangi rumah milik Kosasih, namun sangat disayangkan pihak Pertamina hingga hari ini belum ada tindakan untuk membersihkannya, padahal sudah kurang lebih 7 hari kejadian,” jelasnya.

Ia berharap, Pertamina cepat tanggap jika ada kebocoran dan segera melakukan peremajaan pipa terutama yang terletak di daerah permukiman dan Kebun warga.

“Kami khawatir tumpahan minyak yang mengalir dan menggenangi kawasan perkebunan itu akan membahayakan warga karena pihak Pertamina tidak memberikan garis batas atau papan peringatan,” ujar dia.

Akibat dialiri dan terendam oleh minyak mentah tersebut, sedikitnya ratusan batang pohon karet dan pohon sawit milik Zainudin dan Kosasih warga Sungai Lilin Jaya dan Keluang terancam mati.

Sementara, Humas Publik Govermment Rill staff PT Pertamina Wahyu Pribadi Utomo melalui Iskandar Humas Lapangan saat di dihubungi via ponselnya mengatakan, hari ini tidak bisa di temui harus dijadwalkan terlebih dahulu dan besok hari kamis (30/5/19 ) jam 10.00 wib,” ungkapnya.

Bagaimana Menurut Anda?