BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSI RAWAS – Hujan yang terus turun dalam berapa hari ini, mengakibatkan beberapa aliran sungai yang ada di Wilayah hukum Polres Musi Rawas terjadi luapan debit air yang menjadi fenomena tersendiri di wilayah Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau.
Dan Sungai kelingi yang merupakan salah satu anak sungai Musi, yang melintasi Kecamatan Muara Beliti, Tuah Negeri, Muara Kelingi dan Muara Lakitan Kabuapaten Mura. Pada (17/06) sekira jam 06.00 Wib nampak terlihat sangat deras dan debit air yang tinggi begitu juga terlihat di aliran irigasi Kecamatan Tugumulyo dan Sungai Rawas di Kecamagan Rawas Ilir Kabuapaten Muratara.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Polres Musi Rawas meningkatkan upaya preemtif dan preventif dengan meninjau langsung kondisi aliran sungai dan memberikan himbauan kepada warga sekitar untuk sementara waktu tidak beraktifitas di aliran sungai baik mandi, mencuci ataupun mencari ikan.
Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK menjelaskan bahwa pihaknya sudah menggerakan seluruh jajaran Polres Musi Rawas, khususnya Bhabinkamtibmas bersama tiga Pilar Kamtibmas (Kepala Desa dan Babinsa) untuk terjun langsung meninjau situasi aliran sungai di wilayah hukum Polres Musi Rawas, sampai saat ini memang belum ada laporan terjadinya banjir, namun bila hujan terjadi terus menerus, kemungkinan banjir bisa saja terjadi.
“Untuk dibeberapa wilayah di Kabupaten Mura dan Muratara masih terdapat sebagian masyarakat yang menggantungkan kehidupan ekonominya dengan mencari ikan di sungai, hal ini harus menjadi perhatikan kita bersama, mari belajar dari pengalaman sebelumnya jangan sampai ada warga yang masih nekat turun ke sungai yang sangat berbahaya menimbulkan korban tenggelam kembali.”
Oleh karena itu peran aktif tiga Pilar Kamtibmas di setiap Desalah yang harus tanggap segera melakukan upaya preventif dilapangan, untuk peka terhadap fenomena ini, agar keamanan dan ketertiban menjelang perayaan idul fitri 1438 H tetap kondusif di Mura maupun Muratara.










