BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Jito (48) Warga Rt 04 dusun 2 Desa Sako Makmur Kecamatan Sembawa Banyuasin menyelamatkan seekor penyu raksasa berdiameter hampir 1 meter persegi dengan berat hampir 80 Kg.
Penyu dilindungi tersebut, jenisnya Chelonia mydas (penyu hijau). ditemukan Jito saat dia bersama anaknya hendak melihat kebun ubi. dengan melewati tanggul lahan plasma sekitar 150 M dari rumahnya. Selasa (02/11/16). Pagi.
Semula Jito tidak mengira dalam aliran parit itu adalah penyu, begitu juga dengan anak Jito. Bahkan, anak Jito mengira yang menimbulkan gelombang didalam parit itu adalah buaya. Sehingga mereka sudah bersiap untuk berlari. Namun setelah diamati yang menimbulkan gelombang itu adalah penyu raksasa.
“Pagi tadi saya bersama anak saya sedang berangkat kekebun, dengan berjalan kaki di tanggul lahan plasma, eh air yang ada di Kanal berombak-ombak kuat seperti ada sesuatu, anak saya mengira hal tersebut buaya, setelah diperhatikan ternyata penyu,” katanya.
Menurutnya, perkiraan sementara penyu tersebut terdampar atau melarikan diri dari perkelahian dengan buaya, pasalnya parit induk galian SKK Sepitis perbatasan Desa Sako Makmur dan Desa Limbang Mulya Kecamatan Sembawa terkenal akan habitat reptil buaya.
“Ada luka dibagian sayap atau bagian kulit Penyu bekas serangan buaya, tetapi tak menimbulkaan pendarahan,” Ujarnya.
Penyu tersebut saat ini telah berhasil dipindahkan dari Kanal kecil ke dalam kolam sementara sambil menunggu pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel mengevakuasi ke tempat asal habitat penyu langka tersebut.
Dikatakannya, Dibutuhkan 4 orang saat hendak mengevakuasi dari parit ke daratan karena penyu tersebut. Sebab, memiliki beban diatas 70 Kg.
“Kalau dinaikan angkong gak muat angkongnya. Kalau diagkat orang satu apa lagi butuh minimal orang tua dewasa untuk memindahkan penyu raksasa tersebut. Saat ini penyu tersebut agak terlihat kurang agresif akibat terdampar dari lingkungan asalnya.”imbuhnya.
Masih kata dia, Tidak dilarang siapa saja yang datang kebanyakan orang datang terkagum karena mahluk tak lazim ukuran besarnya naik ke daratan.
“Warga banyak berdatangan menyempatkan diri untuk berfoto bersama penyu Langka di halaman rumah .”tambahnya.
Dari penemuan Penyu tersebut, Banyak yang mengatakan kalau Penyu tersebut merupakan jelma’an mahluk Gaib.
“Sejumlah orang mengatakan, kalau binatang tersebut adalah mahluk halus penunggu kebun Plasma. bahkan, ada yang berpandangan sing bau rekso (penunggunya,red) Kanal plasma Desa eks Transmigrasi tahun 1998 silam yakni desa Sako Makmur.”tandasnya.
Terpisah staf BKSDA Sumsel Doni saat dikonfirmasi melalui WAnya menyebutkan, bahwa hewan yang ditemukan warga tersebut Positif penyu, hewan yang dilindungi, jenisnya Chelonia mydas (penyu hijau). Ia berencana segera menyelamatkan penyu langka tersebut.
“Kami akan ke tempat bapak, kami akan siapkan dulu tempat & kendaraannya, nanti dikabari,” Tukasnya.










