MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com– Empat orang perampok yang menggunakan senjata api berhasil menggasak uang tunai Rp 800 juta milik Uskadi (50) warga Desa Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, Selasa (10/8/15). Di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas, sekitar pukul 14.00 WIB.


Diceritakan korban kepada Buanaindonesia.com saat melapor ke Polres Musi Rawas, bahwa peristiwa itu terjadi tepatnya di bawah Gapura perbatasan antara Kabupaten Musi Rawas dengan Kota Lubuklinggau.
“Awalnya saya bersama Rudi (Sopir,red) mengambil uang sebesar Rp 800 juta di kantor Sindang Brother di Kelurahan Sidorejo, Kota Lubuklinggau milik Lily Martiani Maddari. Uang itu rencananya akan dipergunakan untuk pembayaran buah sawit,” kata praktisi partai Golongan Karya.
Selanjutnya korban bersama dengan Rudi langsung pergi menuju Kabupaten Muratara menggunakan mobil Toyota Avansa dengan nomor polisi (Nopol) BG 83 UM, sedangkan uang ratusan juta tersebut diletakkan di belakang sopir menggunakan plastik asoy warna hitam. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mobil korban dipepet oleh empat orang yang menggunakan dua unit motor Yamaha RX King.
“Kaca mobil sebelah kanan tepatnya disamping sopir digedor oleh perampok, dua perampok lainya yang memakai senjata api langsung menodongkan ke arah saya, bahkan mereka juga mencabut kunci mobil. Sedangkan yang lainnya membuka pintu belakang mobil dan langsung mengambil uang lalu kabur ke arah Lubuklinggau,” jelas Uskadi.
Beruntung tidak lama setelah kejadian ada warga yang lewat, kemudian Uskadi dan Rudi menumpang untuk kembali ke kantor Sindang Brother.
Sekitar pukul 17.00 WIB, Uskadi langsung menuju Polres Musi Rawas untuk melaporkan kejadian tersebut, dengan nomor LP/B-191/VIII/2015/SS/Res Mura.
Sementara itu Kapolres Musi Rawas AKBP Nurhadi Handayani melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Dharma mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban, dan saat ini Korban sedang diperiksa secara seksama di unit Reskrim, oleh penyidik.
“Usai menerima laporan tersebut, kami langsung menuju TKP dan dilakukan pemeriksaan seksama. Hasil pemeriksaan sementara, uang tersebut rencananya akan dipergunakan untuk membayar pembelian buah sawit,” katanya.
Saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, dan upaya pengejaran dengan meminta bantuan anggota di polsek-polsek.
Editor : Karnadi








