Sabu Dalam Pasta Gigi, Gagal Masuk Lapas

14.727 dibaca
Sabu Dalam Pasta Gigi, Gagal Masuk Lapas
Petugas jaga lapas kelas II A Kota Lubuklinggau saat membuka dan mengecek barang-barang titipkan dari pihak keluarga untuk napi.

BUANAINDONESIA.CO.ID, LUBUKLINGGAU – Entah apa yang ada dipikirkan seorang wanita bernama Rantiana yang nekat memberikan narkoba jenis sabu yang dimasukkan di dalam pasta gigi. Paket benda haram itu diselundupkan istri Zulfikar napi kasus penipuan melalui paket nasi, lauk pauk dan perlengkapan mandi. Ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Kota Lubuklinggau. Selasa (23/5/2017) pukul 13.00 WIB.

Kepala Lapas kelas II A Lubuklinggau, Musnani melalui Kepala Pengamanan Lapas, Subhan Malik mengatakan, barang haram itu nyaris masuk ke dalam lapas, ketika seorang wanita menitipkan satu kantong kresek warna hitam yang berisi lauk pauk dan pasta gigi ke petugas jaga. Dan usai menyerahkan titipan itu yang bersangkutan langsung pergi meninggalkan lapas.

Advertisement

“Usai di titipan, oleh petugas jaga langsung di buka dan di cek seperti biasanya kalau ada barang-barang yang dititipkan oleh pihak keluarga untuk napi. Dan benar, saat dicek petugas jaga menemukan satu paket klip narkoba yang di masukan ke dalam pasta gigi. Setelah mendapatkan barang haram tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan satuan narkoba Polres Lubuklinggau untuk menindaklanjutinya.” Kata Subhan Malik

Ditambahkan Malik, bahwa kasus tetap di lanjutkan. agar dapat memberikan shock terapi bagi yang lain. “serta kita akan memberikan reward kepada petugas yang komitmen dan konsekuen memerangi narkoba.”tandasnya.

Sementara itu wanita Rantiana yang membawa sabu belum dapat diamankan karena setelah menitipkan barang langsung pulang. namun, tetap akan dicek datanya dan proses selanjutnya diserahkan ke Satnarkoba Polres Lubuklinggau.

Kasat Narkoba Polres Lubuklinggau AKP Ahmad Fauzi melalui Kanit Narkoba Iptu Hartam mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus yang memasukan narkoba jenis sabu itu ke dalam lapas. Untuk nama dan alamat yang bersangkutan sudah diketahui.

“Setelah mendapat informasi dari lapas pihaknya langsung datang ke lapas guna melakukan penyelidikan, seluruh barang yang dititipkan sudah diperiksa, dan CCTV saat yang bersangkutan datang ke lapas mengantar nasi, lauk pauk dan pasta gigi.” Imbuh Hartam

Bagaimana Menurut Anda?