BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Masyarakat Kecamatan Makarti Jaya yang mayoritas sebagai petani kelapa dalam, mengeluhkan dengan adanya pendangkalan sekuder yang mengakibatkan sulitnya mengeluarkan hasil perkebunan. Akibatnya, kelapa petani di Desa Sungai Semut dan Pendowo Harjo kalah bersaing dengan petani lainnya.
Mendangkalnya saluran sekunder ini terungkap saat reses anggota DPRD Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) III, Kamis (26/11). Seperti yang diungkapkan Kades Sungai Semut, Herman menjelaskan jika sekunder yang dangkal ini mulai dari SP 1 hingga ke SP 2 sepanjang kurang lebih 5 Km butuh direhab.
“Petani kami di Desa Sungai Semut ini adalah petani kelapa, karena mendangkalnya sekunder ini membuat terhambatnya transportasi petani untuk mengangkut hasil kebun. Bayangkan saja, saat petani kami akan membawa keluar, sangat susah. Satu minggu baru bisa keluar, akibatnya kualitas kelapa petani kami tidak bisa bersaing dengan petani desa lainnya,” katanya.
Senada dikatakan, Kades Pendowo Harjo Ambo Ako. Dia menjelaskan jika pendangkalan sekunder Desa Pendowo Harjo yang letaknya berseberangan dengan Desa Sungai Semut. Sekunder ini pernah dilakukan perehaban pada tahun 2006 dan sayangnya hingga saat ini belum lagi adanya perehaban sehingga kondisinya makin mendangkal.
“Kami berharap saluran sekunder yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Selama ini untuk mengangkut kelapa dari kebun untuk dibawa keluar sangat susah dan lama. Seringkali tidak bisa keluar karena kondisi sekunder yang kering. Memang sudah seharusnya dilakukan perehaban,” katanya.
Menanggapi hal ini, anggota DPRD Banyuasin Dapil III, Emi Sumitra menjelaskan jika untuk tahun ini pihaknya mendapatkan informasi bahwasanya di Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Banyuasin tidak memiliki anggaran untuk melakukan perehaban saluran irigasi.
“Namun kita berharap untuk perehaban ini ada bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Untuk itu kita harus menunggu mudah-mudahan ada bantuan untuk rehab di Kecamatan Makarti Jaya dan seluruh kecamatan lainnya,” jelasnya.(muh)







